Kabar Ferrari uji desain aerodinamika baru mencuri perhatian dunia Formula 1 setelah tim asal Italia tersebut terlihat menguji komponen inovatif pada mobil SF-26 dalam sesi filming day di Autodromo Nazionale Monza. Bocoran video yang beredar memperlihatkan penggunaan kembali sayap belakang unik yang mereka juluki “Macarena”.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Scuderia Ferrari dalam meningkatkan performa mobil mereka menjelang seri-seri krusial musim 2026.
Konsep Sayap “Macarena” Ferrari Kembali Diuji
Desain sayap belakang yang tidak biasa ini pertama kali Ferrari perkenalkan saat uji coba pramusim di Bahrain International Circuit. Inovasi tersebut memungkinkan sayap belakang berputar hingga posisi terbalik saat mobil melaju di lintasan lurus.
BACA JUGA: Verstappen Komentari Kepergian Gianpiero Lambiase dari Red Bull, Ini Alasannya
Konsep ini bertujuan untuk mengurangi hambatan udara (drag) sekaligus meningkatkan efisiensi kecepatan maksimum. Namun, penggunaan awalnya sempat menuai keraguan setelah hanya muncul sebentar pada sesi latihan bebas di Grand Prix China sebelum akhirnya ditarik kembali.
Lewis Hamilton bahkan menyebut implementasi awal teknologi ini “terlalu terburu-buru” dan belum siap digunakan secara kompetitif.
Ferrari Uji Desain Aerodinamika Baru di Monza
Dalam pengembangan terbarunya, Ferrari uji desain aerodinamika baru tersebut di Monza dengan versi yang telah mengalami pembaruan. Sesi filming day ini mereka manfaatkan maksimal oleh tim untuk mengevaluasi performa mobil dalam kondisi nyata.
Dengan batasan jarak 200 km, Ferrari menguji perilaku mobil SF-26, terutama dalam hal pemulihan energi dan stabilitas aerodinamika di lintasan berkecepatan tinggi seperti Monza.
Rekaman yang beredar menunjukkan sayap belakang kembali berfungsi sesuai konsep awal, yakni berputar saat mobil berada di lintasan lurus utama.
Paket Aerodinamika Baru Siap Debut
Selain sayap “Macarena”, Ferrari juga tengah menyiapkan paket aerodinamika lengkap. Ini termasuk pembaruan pada bagian lantai (floor) serta komponen lain yang mendukung performa keseluruhan mobil.
Paket ini sepertinya akan Ferrari perkenalkan pada balapan berikutnya di Miami Grand Prix 2026, yang menjadi salah satu seri penting dalam kalender musim ini.
BACA JUGA: Lewis Hamilton Uji Coba Ban Hujan Pirelli di Fiorano, Ferrari Bantu Pengembangan Ban F1 2027
Namun, ada kemungkinan bahwa penggunaan sayap belakang revolusioner tersebut akan mereka gunakan di seri Kanada, demi memastikan keandalannya dalam kondisi balapan sesungguhnya.
Leclerc dan Hamilton Terlibat dalam Pengujian
Dalam sesi pengujian di Monza, Charles Leclerc menjadi pembalap pertama yang menjajal SF-26 dengan konfigurasi terbaru. Kehadirannya di lintasan memberikan data penting bagi tim.
Sementara itu, Hamilton juga turut hadir di lokasi untuk memantau perkembangan mobil dan memberikan masukan teknis terkait performa sayap baru tersebut.
Kolaborasi dua pembalap top ini hendaknya mampu mempercepat proses pengembangan sekaligus meningkatkan daya saing Ferrari di lintasan.
Strategi Ferrari Hadapi Musim 2026
Langkah Ferrari dalam mengembangkan teknologi aerodinamika revolusioner menunjukkan ambisi besar mereka untuk kembali ke jalur juara. Inovasi seperti sayap “Macarena” bisa menjadi pembeda signifikan jika berhasil tim optimalkan.
BACA JUGA: Max Verstappen Isyaratkan Masa Depan di Luar F1, Tapi Masih Cintai Dunia Balap
Namun, tantangan utama tetap pada konsistensi dan keandalan. Pengujian intensif seperti di Monza menjadi kunci sebelum teknologi ini benar-benar mereka gunakan dalam balapan.
Jika sukses, Ferrari berpotensi menghadirkan terobosan besar dalam dunia aerodinamika Formula 1 modern.





