Max Verstappen komentari kepergian Gianpiero Lambiase dari tim Red Bull Racing yang mengejutkan dunia Formula 1. Verstappen angkat bicara dan mengungkap bahwa dirinya justru mendorong sang race engineer untuk menerima tawaran besar dari tim rival.
Keputusan Gianpiero Lambiase untuk bergabung dengan McLaren mulai musim 2028 menjadi salah satu kabar paling mengejutkan dalam beberapa waktu terakhir. Lambiase sendiri merupakan sosok penting di balik kesuksesan Verstappen selama bertahun-tahun.
Verstappen Komentari Kepergian Gianpiero Lambiase dan Beri Restu
Dalam sebuah acara di Amsterdam, Verstappen mengungkap bahwa Lambiase sempat meminta pendapatnya sebelum mengambil keputusan. Bahkan, juara dunia empat kali itu secara terbuka menyarankan agar Lambiase menerima tawaran tersebut.
Menurut Verstappen, tawaran dari McLaren sangat menggiurkan, terutama dari segi finansial dan jaminan masa depan bagi keluarga Lambiase. Ia menilai bahwa kesempatan seperti itu tidak datang dua kali.
BACA JUGA: Lewis Hamilton Uji Coba Ban Hujan Pirelli di Fiorano, Ferrari Bantu Pengembangan Ban F1 2027
Verstappen juga menegaskan bahwa hubungan kerja mereka telah mencapai banyak hal bersama, sehingga keputusan untuk berpisah bukanlah sesuatu yang perlu disesali. Ia justru melihat ini sebagai langkah positif bagi karier Lambiase.
Gelombang Kepergian Tokoh Penting Red Bull
Kepergian Lambiase menambah daftar panjang tokoh penting yang meninggalkan Red Bull dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, nama-nama besar seperti Adrian Newey dan Jonathan Wheatley juga memilih hengkang ke tim lain.
Selain itu, Rob Marshall dan Will Courtenay juga telah lebih dulu bergabung dengan McLaren. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar mengenai stabilitas internal Red Bull ke depan.
Kabar hengkangnya Lambiase sempat memicu spekulasi tentang masa depan Verstappen di Formula 1. Sebelumnya, pembalap asal Belanda itu sempat mengisyaratkan kemungkinan untuk pensiun lebih awal karena ketidakpuasannya terhadap regulasi baru.
BACA JUGA: Max Verstappen Isyaratkan Masa Depan di Luar F1, Tapi Masih Cintai Dunia Balap
Namun, ayahnya, Jos Verstappen, mengungkap bahwa keluarga mereka sudah mengetahui rencana kepergian Lambiase sejak lama dan mendukung keputusan tersebut. Ia juga menyebut bahwa Verstappen kemungkinan besar akan tetap melanjutkan kariernya di Formula 1.
Meski demikian, perubahan besar dalam struktur tim tetap menjadi tantangan tersendiri bagi Verstappen dan Red Bull dalam mempertahankan dominasi mereka.
Fokus pada Masa Transisi
Walau Lambiase baru akan resmi bergabung dengan McLaren pada 2028, Red Bull masih memiliki waktu sekitar dua tahun untuk mempersiapkan penggantinya. Masa transisi ini akan sangat krusial dalam menjaga performa tim tetap kompetitif.
Bagi Verstappen, kehilangan sosok race engineer yang telah lama mendampinginya tentu bukan hal mudah. Namun, dengan sikap profesional yang ia tunjukkannya, ia tampak siap menghadapi perubahan ini.
BACA JUGA: Tidak Terlalu Memikirkan Gelar Juara, Antonelli Tetap Rendah Hati Meski Pimpin F1 2026
Dengan dukungan penuh dari Verstappen, keputusan Lambiase menjadi bukti bahwa hubungan profesional dalam dunia balap tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang saling mendukung untuk perkembangan karier masing-masing.





