Kemenangan Dramatis di Aragon, Nicolo Bulega Akui Harus Kerahkan Segalanya untuk Menang

Kemenangan Dramatis di Aragon, Nicolo Bulega Akui Harus Kerahkan Segalanya untuk Menang
Nicolo Bulega - Dokumentasi IG: @worldsbk & @aruba.it_racing

Kemenangan dramatis di Aragon berhasil diraih Nicolo Bulega pada Superpole Race WorldSBK Aragon 2026 setelah pembalap Ducati itu harus mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menaklukkan persaingan sengit di MotorLand Aragon. Bulega mengakui balapan tersebut menjadi yang paling sulit yang ia hadapi sepanjang musim ini.

Meski dikenal dominan sepanjang WorldSBK 2026, Bulega nyaris gagal mempertahankan rekor kemenangannya setelah strategi pemilihan ban yang berisiko membuatnya sempat tercecer hingga posisi kelima.

BACA JUGA: Hasil Race 2 WorldSBK Aragon 2026: Nicolo Bulega Sapu Bersih Kemenangan di MotorLand Aragon

Kemenangan Dramatis di Aragon Berawal dari Strategi Ban Berani

Pada Superpole Race, Bulega memilih menggunakan ban belakang SC0 yang lebih keras dari mayoritas rivalnya yang memakai SCX. Strategi tersebut ia ambil dengan harapan mendapatkan keuntungan performa pada lap-lap akhir.

Namun, kondisi balapan tidak berjalan sesuai prediksi. Ban SCX yang digunakan para pesaing ternyata mampu bertahan dengan sangat baik sehingga Bulega kehilangan banyak waktu pada fase awal lomba.

Situasi itu membuat pembalap Aruba.it Ducati tersebut harus bekerja ekstra keras untuk kembali ke barisan depan.

“Saya harus mengerahkan semuanya untuk meraih kemenangan,” ujar Bulega usai balapan.

Meski sempat turun hingga posisi kelima, pembalap asal Italia itu berhasil melakukan comeback impresif dan merebut kembali posisi terdepan sebelum finis dengan keunggulan setengah detik atas Iker Lecuona.

BACA JUGA: Hasil Superpole Race WorldSBK Aragon 2026: Nicolo Bulega Menang dalam Duel Sengit Sesama Ducati

Balapan Tersulit Musim Ini

Bulega mengakui bahwa Superpole Race di Aragon merupakan tantangan terbesar yang pernah ia hadapi sepanjang musim 2026.

Selain persaingan yang ketat, suhu udara yang sangat panas juga membuat kondisi lintasan menjadi sulit untuk ditaklukkan.

“Saya merasa sangat senang karena akhir pekan ini cukup sulit. Temperatur yang panas membuat balapan tidak mudah dan kami harus menghindari kesalahan,” katanya.

Meski demikian, Bulega memberikan apresiasi kepada tim Ducati yang terus bekerja keras dalam menemukan setelan motor terbaik sepanjang akhir pekan.

Menurutnya, keputusan menggunakan ban SC0 pada akhirnya terbukti tepat meskipun risikonya sangat besar.

Dominasi Bulega Berlanjut di Race 2

Setelah pertarungan sengit pada Superpole Race, Bulega kembali menunjukkan dominasinya di Race 2. Ia tampil jauh lebih meyakinkan dan sukses mengamankan kemenangan berikutnya tanpa kesulitan berarti.

BACA JUGA: WorldSBK Misano 2026 Berpotensi Jadi Ajang Comeback Miguel Oliveira, Target Kembali Balapan Juni Ini

Hasil tersebut membuat catatan kemenangan beruntun Bulega terus bertambah menjadi 22 balapan berturut-turut sepanjang musim WorldSBK 2026.

Rekor luar biasa itu semakin memperkuat posisinya sebagai kandidat utama juara dunia musim ini.

Bisakah Bulega Menang di Semua Balapan?

Dengan WorldSBK 2026 kini memasuki paruh musim, pertanyaan mengenai peluang Bulega menyapu bersih seluruh kemenangan semakin sering muncul.

Meski demikian, sang pembalap memilih tetap realistis dan tidak ingin terlalu fokus pada rekor.

“Sulit mengetahui apakah saya bisa memenangkan semua balapan musim ini karena tidak semua hal berada dalam kendali kita,” jelasnya.

Bulega menegaskan bahwa ia dan tim lebih memilih fokus menghadapi balapan berikutnya daripada memikirkan rekor sempurna.

Menurutnya, hubungan yang sangat baik dengan tim serta performa kompetitif di berbagai karakter sirkuit menjadi modal utama untuk terus melanjutkan tren positif tersebut.

Saat ini, dengan 22 kemenangan beruntun di tangan, Nicolo Bulega terus membuktikan bahwa ia sebagai pembalap yang paling dominan di WorldSBK 2026 dan semakin dekat menuju gelar juara dunia.