Kami temukan titik lemah baru sebagaimana yang disampaikan Ai Ogura setelah menjalani akhir pekan terbaiknya di MotoGP pada Grand Prix Republik Ceko 2026 di Sirkuit Brno. Meski berhasil meraih pole position perdana dan dua podium dalam satu akhir pekan, pembalap Trackhouse Aprilia itu merasa masih ada aspek yang perlu mereka perbaiki untuk bisa bersaing memperebutkan kemenangan.
Ogura tampil luar biasa sepanjang akhir pekan di Brno. Pembalap asal Jepang tersebut mengakhiri sesi kualifikasi dengan pole position pertamanya di MotoGP, sebelum finis kedua pada Sprint Race dan balapan utama.
Pole Position Perdana Jadi Titik Balik
Sebelum Brno, sesi kualifikasi menjadi salah satu kelemahan terbesar Ai Ogura sejak naik ke kelas MotoGP. Namun, masalah tersebut berhasil diatasi dengan sangat baik di Republik Ceko.
BACA JUGA: Aprilia Kehilangan Arah, Jorge Martin Ungkap Masalah Besar Usai MotoGP Brno 2026
Ogura bahkan memecahkan rekor lap dan mengamankan posisi start terdepan untuk pertama kalinya dalam kariernya di MotoGP.
“Secara keseluruhan akhir pekan ini fantastis untuk kami. Kualifikasi adalah salah satu titik lemah terbesar kami dan kali ini kami berhasil memperbaikinya,” ujar Ogura.
Keberhasilan tersebut menjadi fondasi penting yang membantunya tampil kompetitif sepanjang akhir pekan.
Kami Temukan Titik Lemah Baru di MotoGP Brno
Meski sukses mengatasi masalah kualifikasi, Ogura mengaku timnya menemukan kelemahan baru yang harus segera diperbaiki.
Menurutnya, fase awal balapan menjadi area yang masih membuatnya kesulitan menghadapi para pembalap Ducati.
BACA JUGA: Assen Tantangan Marquez Berikutnya, Sang Juara Bertahan Minta Fokus Bertahan Dulu
“Kami menemukan titik lemah lainnya, yaitu beberapa lap pertama setelah start. Itulah pelajaran yang kami dapatkan dari balapan ini,” jelas Ogura.
Pada balapan utama, Ogura sempat memimpin untuk pertama kalinya dalam karier MotoGP. Namun, pada lap kedua ia harus merelakan posisi terdepan setelah disalip Francesco Bagnaia dan Marc Marquez.
Situasi serupa juga terjadi pada Sprint Race ketika ia tidak mampu memberikan tekanan signifikan kepada Bagnaia sejak awal lomba.
Nyaris Menang dari Marc Marquez
Meski kehilangan posisi pada awal balapan, Ogura kembali menunjukkan salah satu kekuatan utamanya, yaitu kecepatan pada fase akhir lomba.
Pembalap Trackhouse Aprilia itu berhasil menyalip Bagnaia dan kemudian mengejar Marc Marquez yang berada di posisi pertama.
BACA JUGA: Klasemen Usai MotoGP Brno 2026: Marquez Makin Dekat, Bezzecchi Masih Memimpin
Dalam beberapa lap terakhir, jarak keduanya terus menipis. Namun Ogura akhirnya harus puas finis kedua dengan selisih hanya 0,421 detik dari juara dunia bertahan tersebut.
“Saya mendorong sangat keras, tetapi Marc memiliki kecepatan yang sama. Saya tidak bisa menangkapnya,” kata Ogura.
Bahkan dengan nada bercanda, ia mengaku sempat berharap Marquez memberinya kesempatan meraih kemenangan perdana.
“Pada satu titik saya berpikir, biarkan saya menang kali ini karena Anda sudah punya terlalu banyak kemenangan,” ujarnya sambil tersenyum.
Marc Marquez Akui Tekanan dari Ogura
Penampilan impresif Ogura ternyata juga mendapat pengakuan langsung dari Marc Marquez.
Pembalap Ducati Lenovo itu mengaku tidak pernah merasa nyaman selama memimpin balapan karena Ogura terus memberikan tekanan hingga lap terakhir.
BACA JUGA: Kalahkan Tekanan Ai Ogura, Marc Marquez Menang di MotoGP Brno dan Panaskan Perebutan Gelar
“Saya terus menekan karena Ai selalu ada di belakang,” ungkap Marquez setelah balapan.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Ogura kini mulai dianggap sebagai ancaman serius oleh para pembalap papan atas MotoGP.
Naik ke Posisi Lima Klasemen MotoGP 2026
Hasil gemilang di Brno membawa Ogura naik ke posisi kelima klasemen sementara MotoGP 2026. Ia kini mengoleksi 134 poin dan hanya terpaut 46 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi.
Meski demikian, Ogura masih enggan berbicara mengenai peluang perebutan gelar juara dunia.
“Melawan para pembalap ini, saya rasa saya belum berada dalam pertarungan gelar. Saya hanya ingin terus berkembang dan menjadi lebih baik,” tegasnya.
Dengan performa yang terus meningkat dan kelemahan yang mulai teridentifikasi, Ai Ogura menunjukkan bahwa dirinya bisa menjadi salah satu penantang utama kemenangan pada paruh kedua MotoGP 2026. Jika mampu memperbaiki start balapan, bukan tidak mungkin kemenangan perdana MotoGP akan segera menjadi kenyataan.





