Cedera Di Giannantonio salah satu info hot jelang MotoGP Inggris 2026 setelah pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team itu mengungkapkan bahwa kecelakaan yang dialaminya di MotoGP Jerman ternyata lebih serius dari perkiraan awal. Fabio Di Giannantonio mengaku mengalami retak pada siku akibat insiden saat sesi warm-up di Sachsenring, meski kini kondisinya mulai pulih dan siap kembali bersaing di Silverstone.
Pembalap asal Italia tersebut datang ke seri MotoGP Inggris dengan tekad bangkit setelah akhir pekan yang mengecewakan di Sachsenring, di mana ia mengalami dua kecelakaan dalam satu hari.
Cedera Di Giannantonio Lebih Serius dari Perkiraan
Fabio Di Giannantonio mengalami kecelakaan hebat pada sesi warm-up MotoGP Jerman sebelum kembali terjatuh saat balapan utama. Awalnya, fokus tertuju pada cedera jari yang telah ia alami sebelumnya akibat insiden mengerikan bersama Alex Marquez dan Pedro Acosta.
BACA JUGA: KTM Butuh Keajaiban, Pedro Acosta Pesimis Raih Kemenangan Perdana di MotoGP Inggris 2026
Namun, saat berbicara kepada media di Silverstone, Di Giannantonio mengungkapkan bahwa kecelakaan di Jerman juga menyebabkan retak pada siku kirinya.
“Kondisi tangan saya sekarang sudah jauh lebih baik dan mulai kembali normal. Jari saya juga sudah mulai bisa ditekuk lagi,” ujar Di Giannantonio.
Ia kemudian menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan adanya retakan kecil pada siku yang membutuhkan penanganan medis dan jahitan.
“Pada akhirnya, cedera siku ternyata sedikit lebih serius dari yang diperkirakan setelah kecelakaan di Sachsenring pada sesi pagi. Saya mengalami retak kecil dan harus menjalani perawatan dengan beberapa jahitan,” tambahnya.
Meski demikian, pembalap VR46 itu mengaku kini telah kembali berada dalam kondisi fisik terbaik setelah menjalani masa pemulihan.
BACA JUGA: Perkembangan Motor Yamaha Dinanti, Jack Miller Optimistis Ada Kemajuan di MotoGP Inggris 2026
Crash Pertama Ganggu Fokus Saat Balapan
Di Giannantonio juga mengakui rasa sakit akibat kecelakaan pertama memengaruhi konsentrasinya ketika menjalani balapan utama MotoGP Jerman.
Menurutnya, kondisi tubuh yang belum sepenuhnya pulih membuat dirinya melakukan kesalahan kecil yang akhirnya berujung pada kecelakaan kedua.
“Saya mengalami kecelakaan yang sangat besar. Setelah itu tubuh terasa sakit di beberapa bagian sehingga saya tidak benar-benar fokus 100 persen. Kesalahan kecil saat balapan akhirnya menghancurkan seluruh akhir pekan saya,” jelasnya.
Insiden tersebut membuat peluang Di Giannantonio meraih hasil maksimal di Sachsenring sirna, padahal sebelumnya ia tampil kompetitif sepanjang akhir pekan.
Bidik Podium di MotoGP Inggris
Kini Di Giannantonio mengalihkan fokus ke MotoGP Inggris di Silverstone. Ia datang dengan selisih 24 poin dari pemuncak klasemen sementara MotoGP 2026 dan masih menjaga peluang dalam perebutan gelar.
BACA JUGA: Pemuncak Klasemen Jorge Martin Siap Hadapi Paruh Kedua MotoGP 2026, Persaingan Gelar Makin Sengit
Pembalap Italia itu mengaku sudah tidak sabar kembali mengendarai Ducati GP26, terlebih setelah adanya regulasi baru yang menurutnya membuat balapan semakin menarik.
Di Giannantonio menilai Aprilia masih menjadi salah satu motor terkuat musim ini, tetapi ia percaya Ducati juga memiliki paket kompetitif untuk bertarung di papan depan.
“Saya sudah tidak sabar kembali ke lintasan. Kami memiliki motor yang bagus dan saya ingin berjuang untuk podium, bahkan kemenangan,” tegasnya.
Dengan kondisi fisik yang terus membaik, cedera Fabio Di Giannantonio tentunya tidak lagi menjadi penghalang bagi pembalap VR46 tersebut untuk kembali tampil kompetitif pada paruh kedua MotoGP 2026.





