Marc Marquez mengungkapkan masalah lengan kanannya saat menjalani balapan MotoGP Inggris 2026 di Silverstone. Juara dunia bertahan tersebut hanya finis pada posisi ketujuh dan menjadi pembalap Ducati terbaik ketiga pada seri ke-12 musim ini.
Marquez sebenarnya berharap kondisi fisiknya membaik setelah libur musim panas. Namun, akhir pekan di Silverstone justru menjadi salah satu penampilan terburuknya sejak menjalani operasi pada Mei untuk mengatasi saraf yang tertekan. Dan Marquez pun mengaku sempat tidak mampu mengendalikan lengan kanannya ketika berusaha menyelesaikan balapan.
Masalah Lengan Kanan Mengganggu Performa Marc Marquez
Dalam video terbaru Inside Ducati, terlihat tim Ducati berkumpul mengelilingi Marquez setelah pembalap asal Spanyol itu finis ketujuh dalam balapan utama.
Marquez menjelaskan bahwa performa ban pada balapan utama memang lebih baik dibandingkan Sprint Race. Namun, kondisi fisiknya membuatnya kesulitan mengendalikan motor secara optimal.
“Today the tyre was better. Physically I wasn’t there,” ujar Marquez.
Ia kemudian mengungkapkan kondisi yang jauh lebih mengkhawatirkan.
“I was at risk of crashing. I had no control over my right arm.”
Marquez juga menyebut dirinya sempat kehilangan kendali bagian depan motor di Tikungan 1 dan Tikungan 9. Situasi tersebut membuatnya merasa tidak nyaman sepanjang balapan.
Masalah Fisik Membuat Marquez Kesulitan di Silverstone
Masalah lengan kanan bukan satu-satunya tantangan yang dihadapi Marquez di Silverstone. Sebelumnya, ia juga mengalami degradasi ban belakang yang ekstrem ketika menggunakan kompon lunak pada Sprint Race.
Pada balapan utama, kondisi ban membaik, tetapi masalah fisik justru menjadi hambatan terbesar. Marquez hanya mampu finis di posisi ketujuh dan menjadi pembalap Ducati terbaik ketiga.
Alex Marquez berhasil finis di depan sang kakak, sementara Fabio Di Giannantonio juga mencatat hasil lebih baik. Para pembalap Aprilia bahkan menyapu bersih tiga posisi podium.
Hasil tersebut membuat posisi Marquez dalam persaingan gelar semakin sulit. Ia kini tertinggal 40 poin dari Jorge Martin yang masih memimpin klasemen MotoGP.
Francesco Bagnaia Juga Gagal Finis
Akhir pekan buruk Ducati semakin lengkap setelah Francesco Bagnaia gagal mencapai garis finis. Pembalap Italia tersebut mengalami kecelakaan ketika berada di posisi ke-15.
Bagnaia sendiri mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab insiden tersebut. Ia menduga mungkin terdapat sesuatu di permukaan lintasan yang membuatnya kehilangan kendali.
“Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Mungkin ada sesuatu di permukaan lintasan yang terjatuh dari pembalap lain,” kata Bagnaia.
Bagi Marquez, perhatian kini tertuju pada kondisi fisiknya menjelang seri berikutnya. Dengan persaingan gelar yang semakin ketat, kemampuan memulihkan kondisi lengan menjadi faktor penting agar ia dapat kembali bersaing di barisan depan.





