Aprilia kehilangan arah menjadi pengakuan mengejutkan dari Jorge Martin setelah menjalani akhir pekan yang sulit pada MotoGP Republik Ceko 2026 di Sirkuit Brno. Pembalap Aprilia Racing itu menilai timnya kini berada dalam situasi yang membingungkan setelah gagal menemukan setelan motor yang konsisten untuk bersaing melawan Ducati.
Martin hanya mampu finis di posisi kesembilan dalam balapan utama Brno. Hasil tersebut semakin menegaskan bahwa Aprilia sedang menghadapi masalah performa yang cukup serius meski beberapa pekan sebelumnya sempat tampil dominan di Mugello.
Jorge Martin Sebut Aprilia Kehilangan Arah
Usai balapan, Jorge Martin secara terbuka mengungkapkan kekhawatirannya terhadap perkembangan motor RS-GP26.
BACA JUGA: Assen Tantangan Marquez Berikutnya, Sang Juara Bertahan Minta Fokus Bertahan Dulu
Menurut pembalap asal Spanyol itu, dirinya sudah tidak lagi merasakan kepercayaan diri saat memasuki tikungan, terutama pada bagian depan motor yang selama ini menjadi salah satu kekuatan Aprilia.
“Saya merasa kami kehilangan arah. Saya tidak tahu kenapa, tetapi kami harus memahaminya dengan baik,” ujar Martin.
Pernyataan tersebut cukup mengejutkan mengingat Aprilia sempat meraih hasil gemilang di Mugello dengan finis satu-dua hanya tiga pekan sebelumnya.
Kurang Percaya Diri di Bagian Depan Motor
Masalah terbesar yang dirasakan Martin sepanjang akhir pekan di Brno adalah minimnya kepercayaan terhadap bagian depan motor.
Ia mengaku selalu merasa berada di ambang kecelakaan ketika mencoba meningkatkan kecepatan.
“Saya tidak memiliki kepercayaan diri pada bagian depan motor. Saya selalu merasa akan terjatuh,” kata Martin.
BACA JUGA: Klasemen Usai MotoGP Brno 2026: Marquez Makin Dekat, Bezzecchi Masih Memimpin
Kondisi itu membuatnya kesulitan tampil kompetitif sejak sesi latihan bebas hingga balapan utama.
Martin gagal langsung lolos ke Q2 setelah hanya berada di luar 10 besar saat sesi Practice. Pada sesi kualifikasi, ia juga hanya mampu menempati posisi ke-10 di grid.
Saat Sprint Race, Martin finis kelima setelah diuntungkan oleh kecelakaan yang dialami rekan setimnya, Marco Bezzecchi. Sementara pada balapan utama, ia hanya mampu bangkit dari posisi ke-13 menjadi kesembilan setelah menjalani hukuman double long lap penalty.
Strategi Long Lap Penalty Berjalan Lancar
Selain masalah performa motor, Martin juga harus menghadapi hukuman double long lap penalty akibat insiden di Balaton Park.
Menariknya, pembalap Aprilia itu sengaja melewati area cat hijau saat menjalani penalti karena menganggap jalur tersebut lebih aman.
BACA JUGA: Kalahkan Tekanan Ai Ogura, Marc Marquez Menang di MotoGP Brno dan Panaskan Perebutan Gelar
“Saya sengaja melewati area hijau karena itu cara paling aman untuk kembali ke lintasan tanpa mengambil risiko besar,” jelas Martin.
Keputusan tersebut membuatnya menerima dua peringatan batas lintasan. Namun Martin tidak terlalu khawatir karena yakin tidak akan banyak melakukan pelanggaran lain selama balapan.
Menurutnya, pelaksanaan dua long lap penalty berjalan sesuai rencana dan tidak terlalu banyak menghabiskan waktu.
Belum Menemukan Setup Dasar yang Ideal
Masalah lain yang membuat Martin frustrasi adalah belum ditemukannya setup dasar motor yang cocok untuk semua karakter sirkuit.
Ia mengungkapkan bahwa setelan yang efektif di satu lintasan sering kali tidak bekerja di lintasan lainnya.
BACA JUGA: Hasil Race MotoGP Republik Ceko 2026: Marc Marquez Menang di Brno, Semakin Dekat ke Puncak Klasemen
“Saya masih belum memiliki setup dasar. Setup yang saya gunakan di Le Mans misalnya, tidak bekerja di trek lain,” ungkap Martin.
Kondisi tersebut membuat proses pengembangan motor menjadi jauh lebih sulit sepanjang musim.
Assen Jadi Harapan Kebangkitan Aprilia
Meski kecewa dengan hasil di Brno, Martin berharap situasi akan membaik pada MotoGP Belanda di Assen.
Menurutnya, karakter sirkuit Assen yang lebih mengalir cocok dengan gaya balapnya dan karakter motor Aprilia.
“Saya berharap Assen menjadi tempat yang lebih baik untuk kami. Trek yang lebih flowing akan membantu Aprilia dan gaya balap saya,” ujarnya.
Karena tidak memiliki kesempatan melakukan tes tambahan selama musim berlangsung, Martin berencana memanfaatkan beberapa sesi latihan Jumat sebagai ajang pengujian untuk menemukan solusi.
BACA JUGA: Starting Grid MotoGP Brno 2026 Resmi Berubah, Bezzecchi Diskors dari Balapan
Ia yakin jika kembali mendapatkan rasa percaya diri pada bagian depan motor, dirinya bisa kembali bersaing memperebutkan kemenangan.
Dengan selisih hanya delapan poin dari Marco Bezzecchi di klasemen MotoGP 2026, Jorge Martin masih memiliki peluang besar dalam perebutan gelar dunia. Namun sebelum itu, Aprilia harus segera menemukan arah pengembangan motor yang tepat agar tidak semakin tertinggal dari Ducati.





