Resmi, akhirnya Pedro Acosta gabung Ducati di era baru MotoGP 2027 nanti. Pembalap muda asal Spanyol itu akan meninggalkan KTM dan bergabung dengan Ducati Lenovo Team untuk menjadi rekan setim juara dunia bertahan, Marc Marquez.
Kepastian ini menjadi salah satu transfer terbesar dalam beberapa tahun terakhir karena mempertemukan dua pembalap Spanyol dengan reputasi luar biasa dalam satu garasi. Acosta akan mengawali petualangan barunya bersama Ducati saat MotoGP memasuki era mesin 850cc dan ban Pirelli pada musim 2027.
Ducati Pasangkan Marc Marquez dan Pedro Acosta
Keputusan Ducati merekrut Pedro Acosta datang tak lama setelah tim pabrikan Italia tersebut mengonfirmasi perpanjangan kontrak Marc Marquez hingga akhir musim 2028.
BACA JUGA: Line Up Pembalap MotoGP 2027 Mulai Terbentuk, Marc Marquez Resmi Bertahan di Ducati
Langkah ini sekaligus menandai berakhirnya era Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo Team. Juara dunia dua kali itu dikabarkan akan bergabung dengan Aprilia untuk musim 2027.
Manajer Umum Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, menjelaskan bahwa Acosta merupakan pilihan ideal untuk masa depan Ducati.
“Pedro adalah kandidat ideal untuk masa depan Ducati Lenovo Team. Setelah memastikan Marc Marquez bertahan, kami ingin menghadirkan pembalap muda dan cepat untuk proyek pengembangan Desmosedici GP,” ujar Dall’Igna.
Pedro Acosta Disebut Talenta Luar Biasa
Menurut Ducati, Acosta telah menunjukkan bakat luar biasa sejak awal kariernya.
Pembalap berusia 22 tahun itu langsung menjuarai Moto3 pada musim debutnya tahun 2021. Dua tahun kemudian, ia kembali meraih gelar juara dunia Moto2 sebelum naik ke MotoGP bersama KTM.
BACA JUGA: Kami Temukan Titik Lemah Baru, Ai Ogura Tetap Puas Meski Gagal Kalahkan Marc Marquez di Brno
Dall’Igna menyebut Acosta sebagai talenta yang tidak perlu diragukan lagi.
“Pedro adalah talenta yang tak terbantahkan. Dalam waktu kurang dari enam tahun di kejuaraan dunia, dia telah memenangkan dua gelar dan menunjukkan performa yang sangat meyakinkan di MotoGP,” tambahnya.
Karier Gemilang Acosta Sebelum Gabung Ducati
Nama Pedro Acosta mulai mencuri perhatian dunia balap saat memenangkan GP Doha Moto3 2021 dari posisi start pit lane.
Prestasi tersebut menjadi awal perjalanan luar biasanya menuju kelas utama.
Setelah meraih gelar Moto3 dan Moto2, KTM mempercepat promosi Acosta ke MotoGP pada musim 2024 melalui tim Tech3.
BACA JUGA: Aprilia Kehilangan Arah, Jorge Martin Ungkap Masalah Besar Usai MotoGP Brno 2026
Meski belum meraih kemenangan grand prix di MotoGP, Acosta telah mencatatkan banyak hasil impresif. Hingga pertengahan musim 2026, ia mengoleksi 13 podium dan menjadi pembalap dengan jumlah podium terbanyak tanpa kemenangan di kelas premier.
Musim ini ia juga berhasil meraih kemenangan Sprint Race pertamanya di Buriram dan beberapa kali bersaing memperebutkan kemenangan grand prix.
Tantangan Besar Menjadi Rekan Setim Marc Marquez
Bergabung dengan Ducati tentu menjadi peluang emas bagi Acosta. Namun, tantangan yang menantinya juga tidak kecil.
Ia akan langsung berhadapan dengan Marc Marquez, salah satu pembalap tersukses dalam sejarah MotoGP.
Selama beberapa tahun terakhir, banyak pengamat menilai gaya balap Acosta memiliki kemiripan dengan Marquez. Kini keduanya akan berada dalam satu tim dan menggunakan motor yang sama.
Situasi tersebut diperkirakan akan menciptakan persaingan internal yang sangat menarik di Ducati Lenovo Team.
BACA JUGA: Assen Tantangan Marquez Berikutnya, Sang Juara Bertahan Minta Fokus Bertahan Dulu
KTM Siapkan Formasi Baru
Kepergian Acosta membuat KTM harus melakukan perubahan besar untuk musim 2027.
Pabrikan Austria itu diperkirakan akan mengumumkan duet baru yang terdiri dari Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio sebagai pembalap tim pabrikan.
Sementara itu, Ducati juga terus membangun generasi baru pembalapnya. Selain Acosta, Ducati telah mengamankan masa depan Fermin Aldeguer yang diproyeksikan membela VR46, serta membuka peluang bagi juara WorldSBK Nicolo Bulega dan rookie Moto2 Dani Holgado untuk naik ke MotoGP.
Dengan kombinasi pengalaman Marc Marquez dan potensi besar Pedro Acosta, Ducati tampaknya telah menyiapkan fondasi kuat untuk mempertahankan dominasinya saat MotoGP memasuki era baru pada musim 2027.





