Lewis Hamilton Uji Coba Ban Hujan Pirelli di Fiorano, Ferrari Bantu Pengembangan Ban F1 2027

Lewis Hamilton Uji Coba Ban Hujan Pirelli di Fiorano, Ferrari Bantu Pengembangan Ban F1 2027
Dokumentasi IG: @scuderiaferrari

Ferrari kembali ke lintas setelah Lewis Hamilton uji coba ban hujan dari Pirelli dalam sesi tes penting di Sirkuit Fiorano, Italia. Meski kalender Formula 1 sedang jeda pada April, aktivitas di markas Scuderia tetap berjalan intens demi mempersiapkan balapan musim depan. Hamilton turun langsung selama dua hari untuk membantu Pirelli mengembangkan ban hujan generasi baru yang akan dipakai pada musim 2027.

Tes ini menjadi salah satu agenda krusial bagi Pirelli karena ban hujan kerap menjadi elemen penting dalam keselamatan dan performa mobil saat kondisi trek basah. Ferrari pun menyediakan lintasan Fiorano yang sengaja dibasahi secara artifisial agar data yang dikumpulkan lebih konsisten.

Lewis Hamilton Jalani Tes Intensif Dua Hari

Juara dunia tujuh kali itu turun ke lintasan pada Kamis dan Jumat dengan mengendarai mobil Ferrari SF-26. Dalam sesi hari pertama saja, Hamilton mencatat total 142 lap atau setara 423 kilometer.

Catatan tersebut menunjukkan betapa seriusnya Ferrari dan Pirelli dalam mengembangkan ban basah terbaru. Program pengujian dimulai dengan beberapa konfigurasi ban full wet pada pagi hingga siang hari, lalu dilanjutkan dengan pengujian beberapa varian ban intermediate.

BACA JUGA: Max Verstappen Isyaratkan Masa Depan di Luar F1, Tapi Masih Cintai Dunia Balap

Pirelli menjelaskan bahwa kondisi trek dibuat menyerupai hujan alami dengan sistem irigasi khusus milik Fiorano. Suhu udara saat sesi berlangsung mencapai 21 derajat Celsius, cukup ideal untuk memperoleh data akurat.

Hamilton juga tampil kompetitif sepanjang pengujian. Pembalap asal Inggris itu mencatat waktu tercepat 1 menit 01,031 detik pada hari pertama.

Lewis Hamilton Uji Coba Ban Hujan dari Pirelli untuk Ban F1 Masa Depan

Sesi ini bukan sekadar latihan biasa. Fokus utama Ferrari dan Pirelli adalah menyempurnakan performa ban basah untuk regulasi Formula 1 2027.

Pirelli membutuhkan data penting terkait daya cengkeram, stabilitas, serta ketahanan ban saat menghadapi genangan air dan lintasan licin. Hamilton, dengan pengalaman panjangnya di berbagai kondisi cuaca, menjadi sosok ideal untuk menilai dan memberi masukan secara teknis.

Kehadiran Hamilton di Fiorano juga memperlihatkan betapa Ferrari mulai membangun chemistry teknis yang kuat dengan sang pembalap anyar. Kerja sama seperti ini sangat penting untuk mendukung pengembangan mobil masa depan.

BACA JUGA: Tidak Terlalu Memikirkan Gelar Juara, Antonelli Tetap Rendah Hati Meski Pimpin F1 2026

Charles Leclerc Fokus Simulator di Maranello

Sementara Hamilton sibuk di Fiorano, rekan setimnya, Charles Leclerc, tidak ikut serta dalam tes lintasan. Pembalap asal Monako itu memilih fokus menjalani pekerjaan simulator di markas Ferrari di Maranello.

Langkah ini merupakan bagian dari pembagian tugas Ferrari agar pengembangan mobil tetap berjalan di berbagai lini. Data dari lintasan dan simulator nantinya akan tim teknis gabungkan untuk menyempurnakan performa mobil.

Setelah tes Fiorano, Ferrari kabarnya akan kembali turun ke lintasan pada akhir April dalam sesi filming day di Autodromo Nazionale Monza.

Sesi tersebut membantu Ferrari untuk mengoptimalkan power unit 2026 sekaligus menguji komponen baru yang mereka siapkan jelang Grand Prix Miami pada 3 Mei mendatang.

Ferrari jelas tidak ingin membuang waktu dalam membangun fondasi kompetitif bersama Hamilton. Selain fokus pada hasil musim ini, tim juga mulai memikirkan arah pengembangan jangka panjang.

BACA JUGA: Red Bull Siapkan Upgrade Di Miami, Harapan Untuk Verstappen Mulai Muncul

Sementara itu, program tes Pirelli akan berlanjut pekan depan bersama tim Mercedes dan McLaren di Nürburgring pada 14-15 April.

Dengan keterlibatan Hamilton, Ferrari menunjukkan komitmen besar bukan hanya untuk mengejar kemenangan, tetapi juga membantu membentuk masa depan Formula 1 di era regulasi baru.