Ferrari kurang tenaga di Grand Prix Kanada menjadi sorotan utama setelah Lewis Hamilton mengungkap kelemahan terbesar SF-26 usai sesi kualifikasi Formula 1 Kanada 2026 di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal. Pembalap tujuh kali juara dunia itu mengakui Ferrari masih tertinggal jauh dari Mercedes dalam hal tenaga mesin.
Hamilton sebenarnya tampil cukup kompetitif selama sesi kualifikasi dan sempat berpeluang mengincar posisi start baris terdepan. Namun pada akhirnya ia harus puas finis di posisi kelima setelah kalah cepat dari duo Mercedes dan McLaren pada fase akhir Q3.
Masalah utama Ferrari terlihat jelas di sektor terakhir yang didominasi lintasan lurus. SF-26 kehilangan banyak waktu dibanding Mercedes karena kekurangan top speed.
BACA JUGA: George Russell Rebut Pole Position di F1 Grand Prix Kanada 2026
Ferrari Kurang Tenaga di Grand Prix Kanada
Lewis Hamilton menegaskan Ferrari sebenarnya memiliki paket aerodinamika yang sangat baik. Mobil SF-26 dinilai kuat saat melibas tikungan, tetapi kelemahan pada power unit membuat mereka kesulitan bersaing di trek dengan karakter kecepatan tinggi seperti Montreal.
Menurut Hamilton, Ferrari kini seperti “tidak berdaya” menghadapi kekurangan tenaga mesin dibanding rival-rival utama mereka.
“Tim di pabrik sudah melakukan pekerjaan luar biasa dengan mobil ini. Mobilnya fantastis, tetapi kami masih tertinggal dalam hal tenaga mesin,” kata Hamilton.
Ia juga menyebut Ferrari sangat kesulitan melawan Mercedes di lintasan lurus karena perbedaan tenaga yang cukup besar.
“Kami berada dalam situasi sulit karena kekurangan power. Ketika kalah kecepatan di trek lurus melawan Mercedes, itu sangat berat,” lanjutnya.
Meski begitu, Hamilton tetap optimistis Ferrari bisa mendekat jika mampu terus meningkatkan performa mobil sepanjang musim.
BACA JUGA: Hasil Lengkap Sprint Race F1 Grand Prix Kanada 2026: George Russell Menang Dramatis
Ferrari Andalkan Kekuatan Aerodinamika
Walaupun kalah dari sisi mesin, Ferrari masih memiliki keunggulan pada sektor tikungan. Hamilton merasa SF-26 adalah salah satu mobil terbaik dalam hal aerodinamika dan kestabilan saat menikung.
Hal itu terlihat dari performa Ferrari yang cukup kompetitif pada dua sektor pertama di Montreal. Namun ketika memasuki area straight panjang, mobil merah kehilangan momentum.
Ferrari kini berharap regulasi baru ADUO 2026 dapat membuka peluang untuk melakukan upgrade power unit dalam waktu dekat. Tim asal Maranello tersebut sedang menunggu keputusan resmi terkait izin pengembangan mesin mereka.
Jika upgrade tersebut disetujui, Ferrari berpotensi memperkecil jarak dengan Mercedes dan McLaren pada paruh kedua musim.
Charles Leclerc Frustrasi di Kualifikasi
Sementara Hamilton masih mampu mengamankan posisi lima besar, Charles Leclerc justru mengalami sesi kualifikasi yang jauh lebih sulit. Pembalap asal Monako itu hanya mampu finis di posisi kedelapan.
BACA JUGA: F1 Grand Prix Kanada 2026: Lewis Hamilton Sebut Ferrari Berubah Total di Montreal
Leclerc mengeluhkan masalah temperatur ban yang membuatnya kesulitan menemukan grip sepanjang Q1 dan Q2. Ia bahkan mengaku merasa seperti mengemudi “di atas es”.
“Kami harus melambat pada out lap dan saya sangat kesulitan membawa ban ke temperatur ideal. Saya merasa seperti di atas es sepanjang sesi,” ujar Leclerc.
Ferrari sebelumnya sudah memperbaiki masalah pengereman pada mobil Leclerc, tetapi ia tetap tidak mendapatkan rasa percaya diri saat mengemudi.
Leclerc baru menemukan feeling yang lebih baik pada Q3 ketika ban mulai bekerja optimal. Namun menurutnya, posisi kedelapan tetap hasil yang tidak bisa merak terima.
Ferrari Masih Harus Bekerja Keras
Hasil kualifikasi di Montreal kembali menunjukkan bahwa Ferrari masih memiliki pekerjaan besar untuk mengejar Mercedes. Kecepatan di tikungan memang menjanjikan, tetapi kekurangan tenaga mesin menjadi hambatan utama mereka musim ini.
Dengan balapan utama yang akan berlangsung dalam kondisi cuaca tidak menentu, Ferrari masih memiliki peluang untuk bangkit. Namun tanpa peningkatan power unit, mereka tentu akan terus kesulitan menghadapi dominasi Mercedes di lintasan lurus.





