Balapan di MotoGP Brno menjadi momen penting bagi Fabio Di Giannantonio yang bertekad kembali bersaing memperebutkan kemenangan meski kondisi jarinya belum pulih sepenuhnya pasca operasi. Pembalap Pertamina VR46 Ducati itu datang ke Republik Ceko dengan kepercayaan diri tinggi setelah serangkaian hasil positif pada beberapa seri terakhir MotoGP 2026.
Di Giannantonio saat ini menempati posisi ketiga klasemen sementara MotoGP 2026. Namun, posisinya mulai terancam karena Pedro Acosta kini hanya terpaut enam poin darinya.
BACA JUGA: Kondisi Fisik Tidak Fit, Jorge Martin Hadapi Tantangan Berat di MotoGP Brno 2026
Cedera Jari Belum Pulih, Diggia Tetap Optimistis
Cedera jari yang dialami Di Giannantonio bermula dari kecelakaan besar di MotoGP Catalunya bulan lalu. Saat itu, puing motor Alex Marquez menghantam pembalap Italia tersebut dan memicu kecelakaan yang juga melibatkannya.
Meski mengalami cedera, Diggia tetap tampil luar biasa dengan memenangkan balapan restart di Catalunya. Setelah itu, ia kembali naik podium Sprint Race di Mugello dan bangkit dari posisi terakhir ke urutan ke-12 di Hungaria setelah terlibat insiden Tikungan 1.
Libur satu pekan setelah MotoGP Hungaria ia manfaatkan pembalap VR46 tersebut untuk menjalani operasi kecil pada jarinya di Roma.
“Saya sangat menyukai Brno. Ini adalah salah satu sirkuit terbaik dalam kalender MotoGP dan sangat berbeda dari lintasan-lintasan sebelumnya,” ujar Di Giannantonio.
Target Kemenangan di Republik Ceko
Meski belum sepenuhnya pulih, Diggia yakin dirinya masih mampu bersaing di barisan depan pada MotoGP Republik Ceko 2026.
BACA JUGA: Alex Marquez Menuju Brno, Gresini Konfirmasi Upaya Comeback di MotoGP Republik Ceko 2026
“Kami ingin kembali menunjukkan potensi kami. Target di Republik Ceko adalah kembali bertarung memperebutkan kemenangan,” tegasnya.
Ia mengakui kondisi jarinya belum 100 persen, tetapi rasa percaya dirinya tetap tinggi berkat performa konsisten sepanjang musim ini.
Dengan status sebagai pembalap Ducati terbaik di klasemen sementara, Di Giannantonio berambisi mempertahankan posisinya di tiga besar dunia.
Morbidelli Cari Solusi Masalah Grip
Sementara itu, rekan setimnya Franco Morbidelli masih berusaha mencari solusi atas masalah performa yang ia alami.
Morbidelli, yang menggunakan motor Ducati GP25, kesulitan menemukan grip optimal dalam dua balapan terakhir. Hasilnya, ia hanya mampu finis di posisi ke-14 pada MotoGP Italia dan Hungaria.
BACA JUGA: Alex Marquez Menuju Brno, Gresini Konfirmasi Upaya Comeback di MotoGP Republik Ceko 2026
“Selama jeda balapan kami bekerja keras bersama tim dan para insinyur untuk mencari solusi serta memahami mengapa kami kesulitan mendapatkan grip yang cukup,” kata Morbidelli.
Pembalap Italia itu optimistis data yang tim kumpulkan selama beberapa seri terakhir dapat membantu tim tampil lebih kompetitif di Brno.
Persaingan Klasemen MotoGP 2026 Makin Ketat
MotoGP Brno 2026 akan menjadi seri kesembilan musim ini sekaligus salah satu balapan penting dalam perebutan gelar juara dunia. Di Giannantonio untuk sementara berada pada posisi ketiga dalam klasemen MotoGP 2026, ia tertinggal 42 poin dari Marco Bezzecchi dan 22 poin dari Jorge Martin.
Berikut 10 besar klasemen sementara MotoGP 2026:
- Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) – 180 poin
- Jorge Martin (Aprilia Racing) – 160 poin
- Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati) – 138 poin
- Pedro Acosta (Red Bull KTM) – 132 poin
- Marc Marquez (Ducati Lenovo) – 108 poin
- Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) – 105 poin
- Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) – 99 poin
- Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) – 93 poin
- Alex Marquez (Gresini Ducati) – 67 poin
- Fermin Aldeguer (Gresini Ducati) – 64 poin
Dengan kondisi yang belum sepenuhnya pulih, balapan di MotoGP Brno akan menjadi ujian penting bagi Fabio Di Giannantonio untuk membuktikan bahwa ia masih layak bersaing dalam perebutan gelar MotoGP 2026.





