MotoGP  

Gagal di Le Mans, Barisan Depan MotoGP Catalunya 2026 Jadi Target Bagnaia Berikutnya

Gagal di Le Mans, Barisan Depan MotoGP Catalunya 2026 Jadi Target Bagnaia Berikutnya
Francesco Bagnaia (63) - Dokumentasi IG: @ducaticorse

Posisi barisan depan MotoGP Catalunya 2026 kembali menjadi target utama Francesco Bagnaia saat memasuki seri ke-6 musim ini. Pembalap Ducati Lenovo itu datang ke Barcelona dengan rasa percaya diri tinggi setelah menunjukkan performa kompetitif di MotoGP Prancis, meski akhirnya gagal finis akibat kecelakaan.

Pecco Bagnaia tampil impresif sepanjang akhir pekan di Le Mans. Juara dunia MotoGP dua kali tersebut sukses meraih pole position, finis kedua pada Sprint Race, dan sempat mempertahankan posisi runner-up di balapan utama sebelum terjatuh sepuluh lap menjelang finis.

Walau hasil akhirnya mengecewakan, Bagnaia merasa banyak sisi positif yang bisa dibawa menuju seri Catalunya akhir pekan ini.

Barisan Depan MotoGP Jadi Modal Penting Bagnaia

Pecco Bagnaia mengaku puas dengan performa motornya selama MotoGP Prancis 2026. Ia merasa Ducati Desmosedici GP kembali menunjukkan potensi terbaiknya setelah beberapa seri awal yang kurang konsisten.

BACA JUGA: Raul Fernandez: Saatnya Mengubah Strategi, Persiapan Balapan di MotoGP Catalunya 2026

“Melihat bagaimana akhir pekan di Prancis berakhir, saya senang bisa kembali balapan. Barcelona selalu menjadi trek yang mampu mengeluarkan kemampuan terbaik Desmosedici GP,” ujar Bagnaia.

Pembalap Italia itu juga menegaskan dirinya akan membawa seluruh hal positif dari Le Mans untuk menghadapi MotoGP Catalunya 2026.

“Kami cepat sejak awal, selalu dekat dengan para pembalap terkuat, bahkan berhasil meraih pole position. Dalam balapan kami juga menjaga pace bersama para rider terbaik di posisi podium,” lanjutnya.

Performa tersebut menjadi sinyal kebangkitan Bagnaia dalam perebutan posisi terdepan MotoGP musim ini.

Kecelakaan di Le Mans Jadi Evaluasi Ducati

Meski tampil cepat, Bagnaia gagal mengubah performa apiknya menjadi kemenangan setelah mengalami crash akibat masalah kecil pada motor Ducati miliknya.

BACA JUGA: Enea Bastianini Kritisi Masalah KTM di Kandang Tim Tech3 pada MotoGP Prancis 2026

Ia tidak menjelaskan secara detail penyebab insiden tersebut, tetapi memastikan Ducati sudah mengetahui sumber masalah dan sedang mencari solusi terbaik.

“Saya dibatasi oleh masalah kecil pada motor yang membuat kami kehilangan performa. Kami sudah memahami apa yang terjadi dan tim sedang bekerja untuk memperbaikinya,” jelas Bagnaia.

Pembalap asal Italia itu optimistis Ducati mampu menemukan solusi sebelum balapan di Catalunya dimulai.

“Saya yakin untuk akhir pekan di Catalunya, berkat pekerjaan yang kami lakukan di Le Mans, kami akan memiliki solusi,” tambahnya.

Ducati Andalkan Bagnaia Tanpa Marc Marquez

MotoGP Catalunya 2026 juga menjadi tantangan tersendiri bagi Ducati Lenovo. Untuk pertama kalinya musim ini, Bagnaia akan menjadi satu-satunya pembalap tim pabrikan Ducati di lintasan.

BACA JUGA: Jadwal Lengkap MotoGP Catalunya 2026: Balapan Digelar 15-17 Mei

Rekan setimnya, Marc Marquez, absen karena masih menjalani pemulihan usai operasi bahu dan kaki setelah kecelakaan hebat di Sprint Race MotoGP Prancis.

Situasi tersebut membuat tanggung jawab Bagnaia semakin besar untuk menjaga Ducati tetap kompetitif melawan dominasi Aprilia musim ini.

Aprilia sendiri sedang berada dalam performa luar biasa setelah menyapu bersih podium di Le Mans melalui Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Ai Ogura.

Catalunya Jadi Kesempatan Bangkit

Sirkuit Barcelona-Catalunya terkenal sebagai salah satu trek favorit Ducati dalam beberapa musim terakhir. Hal itu membuat Bagnaia percaya diri bisa kembali bersaing di barisan depan MotoGP.

Selain balapan utama, Ducati juga akan memanfaatkan tes resmi pada hari Senin setelah grand prix untuk meningkatkan performa motor Desmosedici GP26.

BACA JUGA: Kondisi Fisik Bermasalah, Marc Marquez Mengaku Balapan dengan “Satu Setengah Tangan”

Jika mampu mempertahankan performa seperti di Le Mans dan menghindari kesalahan teknis, Pecco Bagnaia berpeluang besar kembali merebut podium dan memperkecil jarak poin di klasemen MotoGP 2026.