MotoGP  

Gaya Quartararo Jadi Acuan Toprak Razgatlioglu di MotoGP Catalunya 2026

Gaya Quartararo Jadi Acuan Toprak Razgatlioglu di MotoGP Catalunya 2026
Toprak Razgatlioglu (07) - Dokumentasi IG: @toprakrazgatlioglu7

Gaya Quartararo kini menjadi referensi penting bagi Toprak Razgatlioglu jelang MotoGP Catalunya 2026. Juara dunia WorldSBK itu berencana mencoba setelan motor ala Fabio Quartararo setelah melihat performa impresif pembalap Yamaha tersebut pada MotoGP Prancis di Le Mans pekan lalu.

Toprak Razgatlioglu mengakui bahwa setup yang digunakan Quartararo pada Yamaha V4 bekerja jauh lebih efektif dibanding miliknya. Karena itu, pembalap Prima Pramac Yamaha tersebut ingin memanfaatkan seri Catalunya sebagai kesempatan mencari solusi untuk meningkatkan performa.

Di Le Mans, Quartararo berhasil membawa Yamaha finis keenam dan hanya terpaut 7,7 detik dari pemenang balapan Jorge Martin. Sebaliknya, Toprak hanya finis ke-13 dengan selisih lebih dari 32 detik dari sang pemenang.

Gaya Quartararo Dinilai Lebih Efektif

Toprak Razgatlioglu secara terbuka memuji performa Fabio Quartararo sepanjang akhir pekan MotoGP Prancis 2026. Menurutnya, Quartararo berhasil menemukan sesuatu yang membuat Yamaha tampil jauh lebih kompetitif.

BACA JUGA: Gagal di Le Mans, Barisan Depan MotoGP Catalunya 2026 Jadi Target Bagnaia Berikutnya

“Kami belajar banyak hal di Le Mans dan di Barcelona kami ingin menggunakan pengalaman itu, bahkan mencoba arah setup berbeda karena setup Fabio jelas bekerja lebih baik dibanding milik kami,” ujar Toprak.

Pembalap asal Turki itu mengakui bahwa ia masih kesulitan memahami bagaimana Quartararo bisa begitu cepat dengan motor yang sama.

“Fabio melakukan pekerjaan luar biasa dan kami tidak punya pace seperti dia. Saya mencoba memahami alasannya karena kami perlu meningkatkan motor seperti Fabio,” lanjutnya.

Toprak juga menilai selisih waktu yang sangat besar dengan Quartararo menjadi tanda bahwa ada area penting yang harus segera ia perbaiki.

Fokus Perbaiki Kemampuan Menikung

Salah satu area utama yang ingin diperbaiki Toprak Razgatlioglu adalah kemampuan motor saat menikung. Ia merasa kehilangan banyak waktu dari Quartararo di sektor tersebut.

BACA JUGA: Raul Fernandez: Saatnya Mengubah Strategi, Persiapan Balapan di MotoGP Catalunya 2026

Menurutnya, setup yang ia gunakan saat ini berbeda dengan para pembalap Yamaha lainnya, sehingga performa saat masuk tikungan masih belum maksimal.

“Kami kehilangan banyak waktu saat menikung karena saya memakai setup berbeda dari yang lain. Tapi di Catalunya kami akan mencoba sedikit gaya Quartararo,” jelasnya.

Toprak mengatakan jika setup baru itu cocok, maka kemungkinan besar akan terus ia gunakan dalam beberapa seri berikutnya.

“Jika saya suka, mungkin akan saya pertahankan. Jika tidak cocok, kami akan mencari setup lain,” tambahnya.

Ia menilai Yamaha saat ini cukup kompetitif dalam pengereman, tetapi masih kalah ketika motor mulai berbelok di tikungan cepat.

BACA JUGA: Enea Bastianini Kritisi Masalah KTM di Kandang Tim Tech3 pada MotoGP Prancis 2026

Adaptasi dengan Motor MotoGP Masih Jadi Tantangan

Selain setup motor, Toprak juga mengakui bahwa ia masih beradaptasi dengan posisi berkendara di MotoGP. Ia merasa posisi duduk motor MotoGP sangat berbeda dengan motor Superbike yang biasa ia gunakan.

“Saya masih duduk terlalu tinggi. Bagian depan terasa rendah dan sensasinya aneh karena ini bukan gaya saya, tetapi saya mencoba beradaptasi,” katanya.

Toprak memahami bahwa karakter motor MotoGP memang berbeda dan ia harus menyesuaikan diri sepanjang musim 2026.

Menariknya, di Le Mans Toprak juga mengikuti langkah Quartararo dengan kembali memakai wing depan versi lama Yamaha.

“Dengan aero lama, saya merasa lebih baik saat tetap miring sambil mengerem. Jadi saya memakai yang sama seperti Fabio,” ungkapnya.

BACA JUGA: Jadwal Lengkap MotoGP Catalunya 2026: Balapan Digelar 15-17 Mei

Catalunya Jadi Trek Favorit Toprak

MotoGP Catalunya 2026 akan menjadi tantangan berbeda bagi Toprak Razgatlioglu karena ia memiliki pengalaman sukses di Sirkuit Barcelona-Catalunya saat masih tampil di WorldSBK.

Pembalap Turki itu berharap kenangan manis tersebut bisa membantunya tampil lebih kompetitif bersama Yamaha di MotoGP.

“Saya punya kenangan bagus di sini dari kemenangan saya di Superbike, jadi tentu saya berharap bisa mulai menciptakan kenangan indah bersama Yamaha di MotoGP,” ujarnya.

Namun, Toprak sadar Catalunya adalah trek yang sangat menuntut pengelolaan ban depan dan belakang sepanjang balapan.

Dengan mencoba setup ala Quartararo, peluang Toprak untuk tampil lebih kompetitif di Catalunya pun semakin menarik untuk dinantikan.