Kejadian Marc Marquez terjatuh usai sesi tes pramusim MotoGP 2026 di Buriram, Thailand, cukup mencuri perhatian para penggemarnya.
Meski mengalami tiga kali kecelakaan selama dua hari pengujian, Ducati menegaskan insiden tersebut tidak akan memengaruhi performa sang juara dunia jelang seri pembuka musim.
Bos tim Ducati MotoGP, Davide Tardozzi, memastikan pihaknya tetap tenang melihat kondisi Marc Marquez.
Menurutnya, crash yang terjadi lebih disebabkan oleh kondisi fisik Marquez yang belum sepenuhnya prima setelah menjalani masa pemulihan cedera panjang serta sempat terserang penyakit jelang tes.
Marquez memang mengalami pramusim yang naik-turun. Setelah lama absen akibat cedera, pembalap Spanyol itu kembali ke lintasan dengan adaptasi bertahap.
Situasi tersebut diperparah dengan kondisi tubuh yang tidak ideal saat tes resmi di Sirkuit Buriram, yang berujung pada tiga kali kecelakaan selama pengujian berlangsung.
BACA JUGA: Toprak Razgatlioglu Akui Kesulitan di MotoGP: “Mungkin Saya Harus Jatuh Lebih Sering”
Marc Marquez Terjatuh di Buriram, Ducati Tak Panik
Tardozzi menilai kecelakaan bukan hal asing bagi Marquez dan justru tidak mengurangi daya saingnya di lintasan balap.
Ia menegaskan bahwa insiden tersebut tidak akan memengaruhi performa sang pembalap saat balapan resmi dimulai.
“Saya pikir kecelakaan itu tidak terlalu berpengaruh pada Marc. Itu tidak memengaruhi performanya,” ujar Tardozzi.
“Kami tahu Marc akan menjadi salah satu kandidat juara sejak balapan pertama.
Namun, siapa pun yang menang di sini belum tentu menjadi juara dunia. Musim masih sangat panjang dan yang terpenting adalah mengumpulkan poin.”
Karena kecelakaan tersebut, Marquez tidak sempat menyelesaikan simulasi balapan penuh selama tes Buriram.
Namun Ducati tetap yakin posisinya dalam peta persaingan MotoGP 2026 akan berada di level teratas sejak awal musim.
Ducati Puas dengan Perkembangan Desmosedici GP26
Di balik insiden yang menimpa Marquez, Ducati justru merasa puas dengan hasil keseluruhan tes pramusim.
Pabrikan asal Italia itu menilai banyak komponen baru yang melalui tahap pengujian sebelumnya di Sepang, dan berhasil terkonfirmasi efektivitasnya di Buriram.
“Kami senang karena banyak hal yang sudah kami konfirmasi, termasuk berbagai komponen yang dipilih pembalap sejak tes Sepang,” jelas Tardozzi.
“Ini menunjukkan perkembangan motor berjalan ke arah yang tepat.”
Pengembangan aerodinamika, pembaruan sasis, hingga perangkat belakang (rear device) menjadi fokus utama Ducati selama tes.
BACA JUGA: Catatan Dibalik Tes MotoGP Usai: Ducati dan Aprilia Kirim Ancaman Serius Jelang Musim 2026
Semua komponen tersebut kini dinyatakan siap digunakan saat musim resmi dimulai.
Berbeda dengan musim lalu yang penuh tantangan teknis sepanjang pramusim, Ducati memasuki MotoGP 2026 dengan rasa percaya diri tinggi.
Stabilitas pengembangan Desmosedici GP26 telah menjadi modal kuat menghadapi persaingan ketat, terutama dari Aprilia dan pabrikan lainnya.
Hasil Tes Buriram: Ducati Tetap Kompetitif
Pada akhir tes Buriram, Marquez menempati posisi ketiga klasemen waktu, sementara rekan setimnya Francesco Bagnaia tampil konsisten di posisi keempat dan menunjukkan kepercayaan diri tinggi dengan motor baru.
Meski begitu, baik Marquez, Bagnaia, maupun Alex Marquez sama-sama tidak menuntaskan simulasi balapan penuh pada hari terakhir.
Marquez bersaudara mengalami kecelakaan saat simulasi, sementara Bagnaia harus menghentikan sesi akibat kendala teknis.
Namun Ducati menilai faktor tersebut tidak mengubah gambaran besar kesiapan tim.
Fokus utama kini beralih ke balapan perdana MotoGP 2026 di Thailand, di mana performa sesungguhnya akan mulai terlihat.
Fokus Ducati: Konsistensi, Bukan Hasil Instan
Ducati menegaskan target utama pada awal musim adalah konsistensi dan pengumpulan poin, bukan semata-mata kemenangan instan.
Dengan kalender yang panjang dan persaingan yang semakin merata, setiap poin akan sangat berarti dalam perburuan gelar dunia.
Bagi Marquez sendiri, tes Buriram telah membuatnya merasa puas terhadap karakter motor dan arah pengembangan Ducati.
BACA JUGA: Yamaha V4 Dinilai Belum Siap, Fabio Quartararo Pesimis Sambut MotoGP 2026
Meski Marc Marquez Terjatuh beberapa kali, keyakinan terhadap potensi Desmosedici GP26 tetap terjaga.
MotoGP Thailand 2026 pun semakin dekat dan sebagai panggung pembuktian, apakah Ducati dan Marquez mampu langsung tampil dominan atau memilih strategi aman demi perjalanan panjang menuju gelar juara dunia.





