Sesi latihan MotoGP Thailand 2026 langsung menghadirkan kejutan besar di Sirkuit Buriram. Marco Bezzecchi tampil dominan dengan memecahkan rekor lap, sementara juara dunia Francesco Bagnaia justru mengalami hari yang sulit dan harus puas finis di luar 10 besar.
Aprilia menepati janji mereka untuk memulai musim 2026 dengan kuat. Sejak sesi FP1 hingga Practice sore hari yang diganggu ancaman hujan, performa Aprilia Racing terlihat solid dan konsisten di Chang International Circuit.
Sesi Latihan MotoGP Thailand 2026: Bezzecchi Tak Terbendung
Setelah menjadi yang tercepat di FP1 dengan RS-GP versi terbaru, Bezzecchi melanjutkan momentumnya pada sesi Practice berdurasi satu jam.
Di saat sebagian besar pembalap waspada terhadap kondisi lintasan yang bisa berubah karena hujan, rider Italia itu justru meningkatkan tempo di menit-menit akhir.
BACA JUGA: MotoGP Thailand 2026: Bezzecchi Pecahkan Rekor di Buriram, Marquez Tempel Ketat di Sesi Latihan
Lap 1 menit 28,526 detik yang dicetak Bezzecchi bukan hanya memastikan posisi teratas, tetapi juga menjadi rekor lap baru di Buriram.
Catatan waktu tersebut membuatnya unggul telak 0,421 detik dari juara dunia bertahan Marc Marquez yang membela Ducati Lenovo Team.
Di belakang mereka, Fabio Di Giannantonio melengkapi tiga besar bersama Pertamina VR46 Ducati, menegaskan kekuatan Ducati di berbagai tim satelit.
Aprilia dan Ducati Kuasai Q2, KTM dan Honda Ikut Menguntit
Hasil Practice memastikan tiga motor Aprilia dan tiga Ducati langsung melaju ke Q2.
Sementara itu, KTM mengamankan dua slot Q2 lewat Pedro Acosta di posisi keempat dan Brad Binder di posisi kedelapan.
Honda juga patut bernafas lega. Joan Mir tampil konsisten untuk mengunci posisi ketujuh, dan Johann Zarco di urutan ke-10. Kebangkitan ini memberi sinyal positif bagi proyek Honda HRC Castrol di awal musim.
Kejutan Besar: Bagnaia Terjerembab ke Q1
Sorotan utama sesi latihan MotoGP Thailand 2026 justru tertuju pada kegagalan Bagnaia menembus 10 besar.
Pembalap Italia itu hanya finis ke-15, terpaut 1,298 detik dari Bezzecchi, dan pasti harus memulai kualifikasi dari Q1.
BACA JUGA: Pedro Acosta Sebut Brad Binder Pembalap Tercepat KTM Jelang MotoGP 2026
Ancaman hujan yang terus menggantung sepanjang sesi membuat banyak pembalap mengorbankan simulasi balapan demi satu lap cepat.
Namun upaya Bagnaia tak membuahkan hasil maksimal, menjadikannya nama terbesar yang harus berjuang ekstra pada Sabtu pagi.
Jalannya Practice: Adu Cepat di Tengah Ancaman Hujan
Bezzecchi sempat memimpin awal sesi dengan 1:29,192, sebelum Di Giannantonio mengambil alih dengan selisih tipis.
Dengan 15 menit tersisa, Di Giannantonio meningkatkan catatan waktunya menjadi 1:29,010, namun masih belum aman.
Serangan terakhir Bezzecchi menjadi penentu. Time attack pamungkasnya menghasilkan 1:28,526 yang tak terkejar hingga bendera finis berkibar
Marquez menguntit di posisi kedua, kemudian Di Giannantonio di urutan ketiga. Jorge Martin melengkapi lima besar untuk Aprilia.
Insiden Ogura dan Ancaman Penalti Pirro
Di penghujung sesi, Ai Ogura menjadi pembalap yang terjatuh setelah tergelincir di Tikungan 7.
Beruntung, rider Trackhouse Aprilia itu tidak mengalami cedera dan tetap mengamankan posisi kesembilan yang cukup untuk lolos langsung ke Q2.
Sementara itu, Michele Pirro terancam menjadi pembalap pertama yang terkena penalti pada musim 2026.
BACA JUGA: Cedera Bahu Pengaruhi Start Musim, Marc Marquez Pakai Paket Aerodinamika Ducati Spesifikasi 2024
Aksinya yang menghalangi rekan setim Alex Marquez saat lap cepat kini tengah diselidiki steward FIM.
Pembalap yang gagal lolos Q2 akan bertarung sengit di Q1, termasuk Luca Marini, Maverick Viñales, Fabio Quartararo, hingga Toprak Razgatlioglu.
Dengan cuaca yang masih tak menentu, hasil kualifikasi akan kembali penuh kejutan.





