Pernyataan Bos Ducati Davide Tardozzi menjadi perhatian utama setelah tim Ducati Lenovo Team menunjukkan peningkatan performa pada sesi latihan MotoGP Spanyol 2026 di Circuito de Jerez. Manajer tim, Davide Tardozzi, dengan tegas membantah bahwa Ducati sedang mengalami krisis, meski awal musim mereka terbilang kurang meyakinkan.
Musim MotoGP 2026 memang tidak dimulai sesuai ekspektasi bagi pabrikan asal Italia tersebut. Ducati belum meraih kemenangan grand prix sejak seri Malaysia musim lalu dan hanya mencatat satu podium pada tiga seri awal musim ini.
Awal Musim Sulit, Ducati Ditekan Aprilia
Performa Ducati yang menurun terjadi di tengah dominasi Aprilia Racing bersama Marco Bezzecchi. Pembalap Italia tersebut sukses mencatatkan lima kemenangan beruntun dan mendominasi klasemen sementara.
Situasi ini membuat Ducati terlihat tertinggal, terutama dibandingkan dominasi mereka di musim sebelumnya. Bahkan, tim pabrikan Ducati mengalami puasa podium terpanjang dalam lebih dari satu dekade.
BACA JUGA: Luca Marini Ingin Tetap Bersama Honda HRC, Targetkan Podium di MotoGP 2027
Nama-nama besar seperti Marc Marquez dan Francesco Bagnaia juga belum mampu memberikan hasil maksimal di balapan hari Minggu sejak akhir musim lalu.
Bos Ducati Davide Tardozzi: “Kami Tidak Pernah Krisis”
Meski situasi terlihat sulit, Bos Ducati Davide Tardozzi menegaskan bahwa timnya tidak pernah benar-benar berada dalam kondisi krisis. Ia justru melihat perkembangan positif dari hasil latihan di Jerez.
Menurut Tardozzi, performa Ducati pada hari Jumat menunjukkan bahwa tim masih kompetitif. Hal ini dibuktikan dengan dominasi Alex Marquez yang mencatat waktu tercepat dan unggul cukup jauh dari rival.
“Kami memimpin dengan Alex Marquez yang mencatat lap luar biasa. Kami juga memiliki lima pembalap di posisi sepuluh besar. Ini sinyal yang sangat baik,” ujar Tardozzi.
Ia juga menambahkan bahwa Ducati telah melakukan diskusi internal yang konstruktif untuk meningkatkan performa motor, termasuk pembaruan pada sektor elektronik.
Pembaruan Teknis Mulai Memberi Dampak
Salah satu langkah penting yang telah Ducati lakukan adalah memperbarui sistem elektronik pada motor GP26, khususnya untuk meningkatkan performa saat pengereman.
Namun, beberapa pembalap masih merasakan adanya kekurangan, terutama dalam hal stabilitas dan kontrol saat memasuki tikungan. Hal ini diakui oleh Francesco Bagnaia dan Alex Marquez yang menyebut masalah tersebut belum sepenuhnya teratasi.
BACA JUGA: Alex Marquez Kembali Ke Puncak di Jerez, Bangkit dari Start Sulit MotoGP 2026
Meski begitu, hasil di Jerez menunjukkan bahwa pengembangan mulai berjalan ke arah yang benar.
Tardozzi juga mengakui bahwa peningkatan performa Aprilia menjadi salah satu faktor utama ketatnya persaingan musim ini. Ia tidak ragu memberikan kredit kepada rival yang ia nilai telah membuat lompatan besar.
“Kami tidak pernah mengalami krisis, tapi kami juga harus memberi kredit kepada Aprilia yang membuat peningkatan luar biasa. Namun, Ducati masih ada,” tegasnya.
Pernyataan ini mencerminkan keyakinan Ducati bahwa mereka masih menjadi salah satu kekuatan utama di MotoGP.
Tantangan Menuju Balapan
Meski menunjukkan peningkatan di sesi latihan, tantangan besar masih menanti Ducati di sesi kualifikasi dan balapan utama.
Marc Marquez sendiri mengakui bahwa peluang untuk meraih podium masih belum pasti, mengingat performa beberapa rival seperti Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio yang tampil sangat kuat.
Ducati juga akan berusaha meraih pole position ketiga musim ini, setelah sebelumnya sukses melalui Di Giannantonio di Brasil dan Amerika Serikat.
BACA JUGA: Ganggu Alex Marquez Saat Sesi FP2 MotoGP Spanyol 2026, Jorge Martin Kena Penalti
Pernyataan Bos Ducati Davide Tardozzi tersebut menegaskan bahwa Ducati masih percaya diri menghadapi tantangan MotoGP 2026. Meski awal musim tidak ideal, tanda-tanda kebangkitan mulai terlihat di Jerez.
Dengan kombinasi pengembangan teknis dan kekuatan pembalap, Ducati tetap menjadi ancaman serius bagi para rivalnya. Pertanyaannya kini adalah, apakah mereka mampu kembali ke jalur kemenangan dalam waktu dekat?





