MotoGP  

Kurang Konsentrasi, Crash Tiga Kali, Marc Marquez Finis Posisi Tiga di Tes MotoGP Buriram

Kurang Konsentrasi, Crash Tiga Kali, Marc Marquez Finis Posisi Tiga di Tes MotoGP Buriram
Marc Marquez - Dokumentasi : (c) Michelin

Marc Marquez finis posisi tiga pada hasil akhir tes pramusim MotoGP di Buriram meski harus mengakhiri akhir pekan dengan catatan kurang ideal.

Juara dunia bertahan itu mengalami kecelakaan ketiganya selama tes, Marquez mengakui akibat kurangnya konsentrasi saat menjalani simulasi balapan.

Tes pramusim MotoGP 2026 di Thailand menjadi ujian fisik dan mental bagi pembalap Ducati tersebut.

Meski tampil cepat dan kompetitif, serangkaian insiden membuat perjalanannya di Buriram tak sepenuhnya mulus.

BACA JUGA: Marco Bezzecchi Torehkan Lap Record di Tes MotoGP Buriram, Aprilia Kirim Ancaman Serius

Marc Marquez Finis Posisi Tiga Setelah Alami Crash Ketiga

Pembalap tim Ducati Lenovo ini terjatuh di Tikungan 3 pada hari Ahad (22/2) saat menjalani race simulation.

Insiden ini menjadi kecelakaan ketiganya sepanjang tes Buriram, sekaligus memaksanya mengakhiri hari terakhir pengujian lebih cepat dari rencana.

Setelah insiden tersebut, Marquez langsung menuju pusat medis untuk pemeriksaan. Beruntung, ia dalam kondisi baik dan tidak mengalami cedera serius.

Meski demikian, performanya secara keseluruhan tetap cukup solid. Marquez masih mampu mengamankan posisi ketiga di klasemen akhir tes, di tengah dominasi Aprilia dan ketatnya persaingan jelang Grand Prix Thailand.

Gangguan Fisik Jadi Faktor Utama

Pembalap berusia 33 tahun itu mengungkapkan bahwa gangguan kesehatan turut memengaruhi performanya.

Sepanjang akhir pekan, Marquez berjuang melawan masalah pada lambung yang membuat kondisi fisiknya tidak sepenuhnya prima.

BACA JUGA: Aprilia Pimpin Tes MotoGP Buriram, Ducati Tersalip Jelang Musim 2026

Ia menjelaskan bahwa rencana awal pada hari terakhir adalah menyelesaikan simulasi balapan panjang.

Namun, kelelahan fisik membuat konsentrasinya menurun, yang berujung pada kecelakaan.

Marquez mengakui bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh masalah teknis pada motor, melainkan murni karena faktor manusia.

Menurutnya, saat fokus menurun, naluri balapnya justru mendorong untuk terus menekan hingga melewati batas aman.

Kecepatan Tetap Terjaga Meski Insiden Berulang

Menariknya, sebelum terjatuh, kecepatan Marquez dalam simulasi balapan terlihat sangat kompetitif.

Ia menunjukkan race pace yang konsisten dan menjadi salah satu pembalap dengan ritme terbaik sepanjang sesi.

Hal ini menegaskan bahwa secara teknis, paket motor Ducati terbaru sudah berada di jalur yang tepat.

Marquez pun menyatakan rasa puas terhadap feeling yang ia dapatkan dari motor sepanjang tes, terutama pada sesi pagi hari.

Semua kecelakaan yang dialaminya selama tes Buriram disebut berasal dari kurangnya konsentrasi, bukan karena kekurangan performa motor.

Ketika fokus penuh, Marquez menilai dirinya masih mampu mengontrol agresivitas dan kecepatan secara maksimal.

Ducati GP26 Tunjukkan Peningkatan Signifikan

Dari sisi tim, Ducati Lenovo Team menunjukkan perkembangan besar dari fase yang sama musim lalu. Motor GP26 terlihat jauh lebih stabil dan kompetitif, terutama dalam simulasi balapan panjang.

BACA JUGA: Biodata & Profil Marco Bezzecchi: Perjalanan Rider Italia Dari Murid VR46 Hingga Bersama Aprilia Racing

Marquez menyebut dirinya kini sudah sepenuhnya yakin dengan spesifikasi motor yang akan digunakan saat musim MotoGP 2026 dimulai. Kepastian ini menjadi modal penting jelang seri pembuka di Thailand.

Ia menegaskan bahwa meski tes belum sempurna, Ducati berhasil menutup pramusim dengan perasaan positif. Adaptasi berjalan lancar, dan arah pengembangan motor sepertinya sudah sesuai harapan.

Marc Marquez Finis Posisi Tiga Jadi Modal Menuju GP Thailand

Dengan Marc Marquez Posisi Tiga di hasil akhir tes Buriram, Ducati tetap menjadi ancaman serius bagi rivalnya. Meski Aprilia tampil mencolok, Marquez dan timnya yakin masih memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya mereka tunjukkan.

Tes pramusim memang hanya gambaran awal. Jawaban sesungguhnya akan hadir saat lampu start menyala di Grand Prix Thailand. Dengan kondisi fisik yang diharapkan segera pulih, Marquez berpeluang tampil jauh lebih tajam saat musim resmi dimulai.