MotoGP  

Dovizioso Ungkap Kondisi Marc Marquez yang Sebenarnya, Lebih Parah Dari Yang Terlihat

Dovizioso Ungkap Kondisi Marc Marquez yang Sebenarnya, Lebih Parah Dari Yang Terlihat
Marc Marquez (93) pembalap tim Ducati - Dokumentasi IG: @marcmarquez93

Marquez tak baik-baik saja di lintasan MotoGP 2026, meskipun dari luar ia masih terlihat kompetitif. Pernyataan ini datang dari mantan rivalnya, Andrea Dovizioso, yang menilai kondisi fisik Marc Marquez jauh lebih serius daripada yang terlihat oleh publik.

Pembalap Ducati tersebut memang masih tampil di beberapa seri awal musim, namun performanya belum sepenuhnya kembali seperti masa dominannya. Hal ini memicu banyak spekulasi terkait kondisi fisik sebenarnya dari sang juara dunia bertahan.

Marquez Tak Baik-Baik Saja Di Lintasan Menurut Dovizioso

Dalam wawancaranya, Dovizioso menegaskan bahwa Marquez bukan tipe pembalap yang suka mengeluh atau mencari alasan. Justru karena itu, banyak orang tidak menyadari betapa berat kondisi yang sedang ia hadapi.

Menurutnya, cedera yang dialami Marquez masih memberikan dampak signifikan, terutama setelah insiden di MotoGP Indonesia tahun lalu yang menyebabkan cedera kompleks pada bahunya. Cedera tersebut membuatnya harus absen hingga akhir musim dan kini masih dalam tahap pemulihan.

BACA JUGA: Quartararo Desak Yamaha Fokus Performa, Bukan Perbandingan Mesin

Dovizioso bahkan menyebut bahwa kondisi Marquez “lebih serius dari yang terlihat”, mengindikasikan bahwa keterbatasan fisik masih sangat mempengaruhi performanya di lintasan.

Cedera Lama Masih Menghantui

Masalah utama Marquez tidak hanya berasal dari cedera terbaru, tetapi juga dari cedera lama pada lengan kanan yang sudah ia alami sejak 2020. Kombinasi kedua kondisi ini membuat pemulihannya menjadi lebih kompleks.

Meski secara medis cedera bahu terbaru tidak memperparah kondisi lama, dampaknya tetap terasa pada performa. Marquez sendiri mengakui bahwa bukan hanya motor yang menjadi masalah, tetapi juga kondisi dirinya sendiri.

Pernyataan tersebut memperkuat dugaan bahwa keterbatasan fisik masih menjadi faktor utama yang menghambat performanya musim ini.

Hingga tiga seri awal MotoGP 2026, Marquez belum mampu meraih podium di balapan utama. Ia hanya mencatatkan kemenangan di sprint race dan satu podium sprint lainnya.

Hasil ini tentu jauh dari ekspektasi seorang juara dunia, terlebih mengingat reputasi Marquez sebagai salah satu pembalap terbaik dalam sejarah MotoGP.

Salah satu bukti nyata terlihat di Circuit of the Americas, trek yang selama ini menjadi salah satu favoritnya. Namun, di sana ia gagal menunjukkan dominasi seperti biasanya, yang semakin memperkuat pernyataan Dovizioso.

BACA JUGA: Lap Time Mengejutkan Johann Zarco Jadi Sinyal Kebangkitan Honda di MotoGP

Ducati Juga Tertinggal dari Aprilia

Selain faktor fisik, performa tim juga menjadi tantangan tersendiri. Ducati saat ini terlihat tertinggal dari Aprilia yang tampil sangat dominan di awal musim.

Aprilia bahkan berhasil memenangkan tiga balapan pembuka, membuat Ducati harus bekerja lebih keras untuk kembali ke puncak persaingan.

Namun, Dovizioso menekankan bahwa meskipun motor berperan penting, kondisi fisik Marquez tetap menjadi faktor krusial yang tidak bisa diabaikan.

Waktu Istirahat Jadi Kesempatan Pemulihan

Kabar baiknya, jadwal MotoGP memberikan jeda yang cukup panjang setelah penundaan seri Qatar. Hal ini memberi kesempatan bagi Marquez untuk fokus pada pemulihan sebelum kembali berlaga di seri berikutnya.

Momen ini bisa menjadi sangat penting untuk meningkatkan kondisi fisiknya agar lebih siap menghadapi sisa musim yang panjang.

Jika mampu memanfaatkan waktu ini dengan baik, peluang Marquez untuk kembali kompetitif tentu masih terbuka.

BACA JUGA: Operasi Bahu Sukses, Maverick Vinales Fokus Pemulihan untuk Comeback MotoGP

Apa yang Dovizioso ungkapkan membuka sudut pandang baru mengenai kondisi Marc Marquez saat ini. Marquez tak baik-baik saja di lintasan, dan hal ini bukan sekadar soal performa motor, tetapi juga kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih.

Dengan kombinasi cedera lama dan baru, serta tekanan untuk kembali ke performa terbaik, Marquez menghadapi tantangan besar di musim 2026. Namun, dengan pengalaman dan mentalitas juara yang ia miliki, peluang untuk bangkit tetap ada.