MotoGP  

Motor KTM 2026 Bikin Percaya Diri, Acosta Sebut RC16 Lebih Jinak, Tapi Rival Makin Ngeri

Motor KTM 2026 Bikin Percaya Diri, Acosta Sebut RC16 Lebih Jinak, Tapi Rival Makin Ngeri
Dokumentasi IG: @37pedroacosta

Performa Motor KTM di MotoGP 2026 mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.

Pembalap andalan KTM, Pedro Acosta, menilai motor RC16 versi terbaru kini tampil lebih stabil dan mudah dikendalikan, meski ia mengakui kecepatan para rival terlihat semakin “menakutkan” menjelang musim baru.

Pabrikan motor asal Austria ini belum meraih kemenangan grand prix sejak musim 2022.

Musim lalu pun menjadi periode yang penuh tantangan, dengan performa yang naik-turun sepanjang tahun.

Namun, pendekatan agresif selama musim dingin dengan membawa banyak komponen baru membuat optimisme mulai tumbuh di kubu KTM.

BACA JUGA: Kurang Konsentrasi, Crash Tiga Kali, Marc Marquez Finis Posisi Tiga di Tes MotoGP Buriram

Motor KTM di MotoGP 2026 Dinilai Lebih Matang

Acosta mengungkapkan bahwa RC16 versi 2026 kini tidak lagi menampilkan perilaku aneh seperti sebelumnya.

Menurutnya, motor terasa lebih “alami” saat dipacu, sehingga pembalap bisa lebih percaya diri sejak awal balapan maupun saat simulasi race.

Dalam tes pramusim di Buriram, Acosta finis sebagai pembalap KTM tercepat dengan posisi keenam.

Ia juga menilai keunggulan RC16 kini terletak pada manajemen ban yang jauh lebih baik dari musim lalu, terutama saat menjalani long run hingga lebih dari 20 lap.

“Saya cukup senang dengan time attack pagi ini. Kami berada di lima besar, dan itu biasanya target kami,” ujar Acosta.

Ia juga menambahkan bahwa jaraknya dengan posisi terdepan tidak terlalu jauh, sebuah indikasi bahwa KTM mulai mendekati level kompetitif.

Waspadai Ducati dan Aprilia

Meski puas dengan progres Motor KTM, Acosta tak menutup mata terhadap ancaman rival.

Ia menyebut performa Ducati dan Aprilia terlihat sangat kuat, terutama dalam simulasi balapan.

“Simulasi race kami cukup oke, tapi Aprilia dan Ducati terlihat sangat menakutkan,” kata pembalap Spanyol itu.

Ia menegaskan bahwa KTM kini mampu bertahan hingga lap ke-24 atau 25 dengan kondisi ban yang masih kompetitif, sesuatu yang sangat berbeda dari musim sebelumnya.

BACA JUGA: Marco Bezzecchi Torehkan Lap Record di Tes MotoGP Buriram, Aprilia Kirim Ancaman Serius

RC16 Lebih Mudah Dipacu

Menariknya, Acosta menjalani seluruh pramusim tanpa mengalami kecelakaan. Hal ini menurutnya menjadi bukti bahwa RC16 terbaru jauh lebih ramah untuk dipacu di batas maksimal.

Namun, ia juga mengakui masih ada potensi waktu yang terbuang, khususnya saat time attack, karena ia memilih bermain aman demi menyelesaikan simulasi balapan tanpa insiden.

“Saya tidak ingin mengambil risiko berlebihan dan jatuh, karena masih harus menjalani race simulation,” jelasnya.

Meski begitu, Acosta tetap puas dengan dukungan penuh dari KTM serta kecepatan pengembangan motor yang ia nilai lebih cepat dari tahun lalu.

Optimisme Menuju Musim 2026

Secara keseluruhan, Acosta menilai KTM telah membuat langkah maju yang signifikan.

Walau saat ini masih terlihat sebagai pabrikan ketiga terkuat, fondasi performa RC16 sepertinya lebih solid dan konsisten.

BACA JUGA: Biodata & Profil Marco Bezzecchi: Perjalanan Rider Italia Dari Murid VR46 Hingga Bersama Aprilia Racing

Tantangan terbesar kini adalah menjaga perkembangan internal, sembari berharap jarak dengan rival tidak semakin melebar.

“Motornya lebih baik dari tahun lalu. Lebih mudah, lebih natural, tidak ada momen aneh,” tutup Acosta dengan nada optimistis.

Jika tren positif ini berlanjut, Motor KTM berpeluang kembali menjadi penantang serius di barisan depan MotoGP 2026.