Tantangan terbesar Pedro Acosta akhirnya terungkap setelah pembalap muda Spanyol itu resmi dikontrak Ducati Lenovo Team untuk MotoGP 2027. Acosta mengakui bahwa kesempatan menjadi rekan setim Marc Marquez merupakan ujian terbesar dalam perjalanan kariernya sejauh ini.
Pengumuman resmi Ducati dilakukan menjelang MotoGP Belanda 2026 di Assen. Pabrikan asal Italia tersebut mengonfirmasi bahwa Pedro Acosta dan Marc Marquez akan menjadi duet andalan mereka hingga akhir musim 2028.
Kombinasi juara dunia delapan kali dan salah satu talenta muda terbaik MotoGP itu langsung menjadi salah satu pasangan pembalap paling dinanti dalam era baru MotoGP 850cc.
BACA JUGA: Jadwal MotoGP Belanda 2026, 26-28 Juni: Assen Jadi Arena Panas Perebutan Gelar Dunia
Pedro Acosta Sebut Ducati Sebagai Tantangan Terbesar
Untuk pertama kalinya sejak pengumuman resmi tersebut, Acosta mengungkapkan perasaannya mengenai kepindahan ke Ducati.
Pembalap KTM itu tidak menutupi rasa bangganya bisa berbagi garasi dengan Marc Marquez yang selama ini menjadi salah satu idolanya.
“Saya pikir ini adalah tantangan terbesar dalam karier saya sejauh ini,” kata Acosta.
Ia menambahkan bahwa kesempatan bekerja bersama Marquez merupakan sebuah kehormatan sekaligus peluang besar untuk meningkatkan kemampuannya sebagai pembalap.
Menurut Acosta, Marquez memiliki pengalaman luar biasa yang bisa menjadi sumber pembelajaran berharga bagi dirinya yang masih berada di awal karier MotoGP.
“Saya akan mencoba belajar sebanyak mungkin. Marc mungkin sudah berada di fase akhir kariernya, sementara saya baru memulai perjalanan saya,” ujarnya.
BACA JUGA: Reaksi Jorge Martin Soal Insiden Marco Bezzecchi di MotoGP Brno 2026
Duet Marc Marquez dan Pedro Acosta Jadi Menakutkan
Duet Marc Marquez dan Pedro Acosta diprediksi akan menjadi salah satu kekuatan paling menakutkan di MotoGP 2027.
Marquez yang kini kembali bersaing dalam perebutan gelar dunia tetap menjadi salah satu pembalap terbaik di grid. Sementara Acosta terus menunjukkan perkembangan pesat sejak promosi ke MotoGP pada 2024.
Meski belum meraih kemenangan Grand Prix, Acosta sudah berkali-kali naik podium dan menjadi pembalap KTM paling kompetitif dalam dua musim terakhir.
Bahkan, ia kini memegang rekor tidak resmi sebagai pembalap dengan jumlah podium terbanyak tanpa kemenangan MotoGP, yakni 13 podium.
Ducati Jadi Daya Tarik Utama Acosta
Acosta mengakui salah satu alasan utama menerima tawaran Ducati adalah dominasi pabrikan Italia tersebut selama era mesin 1000cc.
BACA JUGA: Francesco Bagnaia Pisah Dengan Ducati, Akhiri Delapan Tahun Kebersamaan di MotoGP
Menurutnya, Ducati telah menjadi standar performa MotoGP dalam beberapa tahun terakhir.
“Saya sangat senang bergabung dengan tim ini. Mereka menunjukkan pencapaian luar biasa dan memimpin era 1000cc selama beberapa musim terakhir,” kata Acosta.
Keputusan bergabung dengan Ducati juga menunjukkan keyakinannya bahwa tim asal Borgo Panigale mampu tetap kompetitif ketika MotoGP memasuki regulasi baru pada 2027.
Fokus Selesaikan Misi Bersama KTM
Meski masa depannya sudah ditentukan, Acosta menegaskan fokus utamanya saat ini tetap bersama KTM.
Pembalap berusia muda itu masih memiliki sejumlah target yang ingin dicapai sebelum meninggalkan pabrikan Austria pada akhir musim 2026.
BACA JUGA: Pedro Acosta Gabung Ducati, Resmi Jadi Rekan Setim Marc Marquez di MotoGP 2027
Salah satu target terbesarnya adalah meraih kemenangan MotoGP pertamanya sekaligus membantu KTM memperbaiki posisi di klasemen konstruktor dan pembalap.
“Saat ini pikiran saya masih bersama KTM. Masih banyak target yang harus dicapai, termasuk mencoba meraih kemenangan pertama dan membawa KTM lebih dekat ke posisi tiga besar klasemen,” tegasnya.
Bursa Transfer MotoGP 2027 Makin Panas
Kepindahan Acosta ke Ducati menjadi bagian dari perombakan besar menjelang MotoGP 2027.
Ducati merekrut Acosta untuk menggantikan Francesco Bagnaia yang telah resmi menandatangani kontrak empat tahun bersama Aprilia.
Sementara itu, KTM diperkirakan akan mengumumkan Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio sebagai pengganti Acosta dalam waktu dekat.
Dengan berbagai perpindahan pembalap papan atas, musim 2027 diprediksi menjadi salah satu era paling menarik dalam sejarah MotoGP modern. Yang paling dinanti tentu saja bagaimana Pedro Acosta menghadapi tantangan terbesar kariernya saat berbagi garasi dengan Marc Marquez di Ducati.





