Reliability motor KTM kembali menjadi fokus pembalap ini menjelang MotoGP Belanda 2026. Ia adalah pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, mengakui dirinya tidak berharap ada perbaikan signifikan terhadap masalah keandalan motor KTM sebelum MotoGP Jerman di Sachsenring pada 10-12 Juli 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Acosta setelah menjalani akhir pekan yang penuh kendala teknis di MotoGP Republik Ceko, Brno. Dalam tiga hari berturut-turut, pembalap asal Spanyol itu mengalami masalah berbeda yang membuat performanya terganggu.
Tiga Hari Berturut-turut Alami Kendala Teknis
Masalah berawal saat sesi Practice di Brno ketika motor KTM mengalami gangguan teknis. Situasi semakin buruk pada Sprint Race setelah perangkat ride height device bermasalah hingga berkontribusi terhadap kecelakaannya di Tikungan 11.
BACA JUGA: Tantangan Terbesar Pedro Acosta, Siap Hadapi Marc Marquez di Ducati MotoGP 2027
Puncaknya terjadi pada balapan utama ketika Acosta terpaksa gagal finis akibat kerusakan motor di lap terakhir saat sedang bersaing di posisi lima besar.
Rangkaian masalah tersebut membuat Acosta menilai KTM masih harus bekerja keras mencari akar persoalan.
“Itu adalah akhir pekan yang sulit, bahkan bagi kami untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi karena setiap hari saya mengalami masalah yang berbeda,” ujar Acosta.
KTM Belum Siap Hadirkan Solusi
Menurut Acosta, seluruh persoalan tersebut kini berada di tangan tim teknis KTM. Ia berharap solusi bisa segera ditemukan, namun realistis bahwa pembaruan kemungkinan belum tersedia dalam waktu dekat.
“Saat ini semuanya berada di tangan KTM. Mereka harus memahami apa yang sedang terjadi dan membawa solusi secepat mungkin, tetapi sepertinya akan sangat sulit sebelum Sachsenring,” jelasnya.
BACA JUGA: Jadwal MotoGP Belanda 2026, 26-28 Juni: Assen Jadi Arena Panas Perebutan Gelar Dunia
MotoGP Jerman di Sachsenring akan menjadi seri terakhir sebelum jeda musim panas selama empat pekan. Acosta berharap KTM dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang terus menghantui RC16 dalam beberapa balapan terakhir.
Ia juga menegaskan fokus tim saat ini adalah memaksimalkan paket motor yang tersedia di MotoGP Belanda sebelum mengevaluasi perkembangan usai libur musim panas.
“Saat ini kami harus memahami bagaimana memaksimalkan paket motor yang kami miliki di Assen. Setelah jeda musim panas nanti, baru kami lihat sejauh mana perkembangan yang bisa dicapai,” tambahnya.
Bersiap Gabung Ducati Musim Depan
MotoGP 2026 merupakan musim terakhir Pedro Acosta bersama KTM sebelum resmi bergabung dengan Ducati Lenovo Team pada 2027.
Pekan ini Ducati telah mengumumkan Acosta sebagai rekan setim Marc Marquez hingga akhir musim 2028. Meski demikian, pembalap berusia muda itu menegaskan komitmennya tetap penuh bersama KTM hingga musim ini berakhir.
BACA JUGA: Reaksi Jorge Martin Soal Insiden Marco Bezzecchi di MotoGP Brno 2026
Acosta Ingin Belajar dari Marc Marquez
Selain membahas kondisi KTM, Acosta juga mengungkapkan antusiasmenya bisa bekerja sama dengan Marc Marquez mulai musim depan.
Menurutnya, pengalaman Marquez sebagai juara dunia sembilan kali akan menjadi bekal berharga bagi perkembangan kariernya di MotoGP.
“Yang ingin saya pelajari adalah pengalamannya. Dia adalah satu-satunya pembalap di grid saat ini yang pernah membalap bersama legenda seperti Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan Valentino Rossi sejak awal kariernya,” kata Acosta.
Ia meyakini pengalaman Marquez dalam mengelola balapan, menghadapi tekanan, hingga memenangkan sembilan gelar dunia akan sangat membantunya berkembang menjadi pembalap yang lebih matang.
Meski masa depannya sudah pasti bersama Ducati, Acosta kini berharap KTM mampu segera mengatasi masalah reliability motor KTM agar ia dapat menutup musim 2026 dengan hasil terbaik sebelum memulai babak baru bersama Ducati.





