Iker Lecuona Frustasi Meski Kembali Raih Podium di WorldSBK Misano 2026

Iker Lecuona Frustasi Meski Kembali Raih Podium di WorldSBK Misano 2026
Iker Lecuona - Dokumentasi IG: @ikerlecuona_27

Iker Lecuona Frustasi meski kembali menyapu bersih tiga podium kedua pada seri WorldSBK Misano 2026. Pembalap Ducati asal Spanyol itu mengaku kecewa karena masih belum mampu menandingi kecepatan rekan setimnya, Nicolo Bulega, yang tampil dominan sepanjang akhir pekan di Sirkuit Misano.

Lecuona kembali finis kedua dalam Race 2 Emilia-Romagna WorldSBK, tetapi jarak lebih dari lima detik dari Bulega membuatnya merasa performanya belum cukup baik. Hasil ini menjadi kali ke-18 secara beruntun dirinya finis di belakang Bulega.

Meski mempertahankan posisi kedua klasemen WorldSBK 2026 sementara, mantan pembalap MotoGP itu menegaskan bahwa dirinya tidak puas dengan performa yang ditunjukkan di Misano.

BACA JUGA: Klasemen WorldSBK 2026 Usai Seri Misano: Nicolo Bulega Kian Tak Terkejar

Iker Lecuona Frustasi karena Tak Mampu Kejar Bulega

Lecuona mengakui bahwa finis kedua sebenarnya merupakan hasil yang baik. Namun, yang membuatnya kecewa adalah ketidakmampuannya menandingi kecepatan Bulega sepanjang balapan.

“Tentu saya harus senang karena semua orang ingin finis kedua,” kata Lecuona kepada WorldSBK.com usai Race 2.

“Tetapi saya tidak senang, bukan karena posisi saya. Saya tidak senang karena terlalu jauh dibanding Nicolo Bulega.”

Menurutnya, Bulega bahkan masih memiliki cadangan kecepatan beberapa detik lebih cepat meski dirinya sudah mengatur ritme balapan.

“Saya frustrasi karena alasan itu. Di Aragon saya finis kedua tetapi sangat bahagia karena bertarung memperebutkan kemenangan dari awal hingga akhir. Di sini saya hanya bertarung untuk posisi kedua sepanjang balapan.”

BACA JUGA: Hasil Race 2 WorldSBK Misano 2026: Nicolo Bulega Sempurnakan Hattrick di Kandang Sendiri

Perubahan Motor Belum Berbuah Maksimal

Lecuona dan tim Ducati mencoba sejumlah perubahan besar pada motornya menjelang Superpole Race. Hasilnya cukup positif karena ia hanya tertinggal 1,1 detik dari Bulega.

Pembalap Spanyol itu mengaku sempat melihat “cahaya di ujung terowongan” setelah menemukan setelan yang lebih nyaman.

Namun, perubahan lanjutan yang ia lakukan untuk Race 2 justru tidak memberikan hasil maksimal.

“Kami mengambil risiko dengan mengubah banyak hal pada motor, sesuatu yang belum pernah kami lakukan sebelumnya,” ujar Lecuona.

Meski motor secara keseluruhan lebih baik, ia mengalami kesulitan di sektor cepat, khususnya tikungan Curvone (Tikungan 11), sehingga beberapa kali melebar hingga menyentuh area hijau lintasan.

Akibatnya, Lecuona harus mengurangi kecepatan untuk menghindari penalti.

BACA JUGA: Hasil Superpole Race WorldSBK Misano 2026: Nicolo Bulega Tak Terbendung di Kandang Sendiri

Kesalahan di Tikungan 13 Jadi Penentu

Nasib Lecuona juga dipengaruhi kesalahan di Tikungan 13 yang identik dengan kesalahan pada Race 1. Setelah insiden tersebut, ia memilih mengamankan posisi kedua sambil menjaga jarak dari Yari Montella di belakangnya.

Meski demikian, hasil ini tetap memberikan keuntungan penting dalam perebutan klasemen.

Lecuona kini memperlebar jarak poin dari Montella dan semakin kokoh di posisi kedua klasemen WorldSBK 2026.

“Saya senang untuk tim dan Ducati. Kami kembali mencatatkan hasil 1-2 dan menempatkan tiga Ducati di posisi tiga besar,” katanya.

Fokus Bangkit pada Balapan Berikutnya

Meski puas dengan hasil tim, Lecuona menegaskan bahwa rasa frustrasinya berasal dari performa pribadi yang belum mencapai level Bulega.

“Saya tidak frustrasi karena finis kedua. Saya frustrasi karena belum menemukan dua persepuluh detik yang Nicolo milik di sakunya,” ungkapnya.

BACA JUGA: Kemenangan Dramatis di Aragon, Nicolo Bulega Akui Harus Kerahkan Segalanya untuk Menang

Menurut Lecuona, situasi saat ini mencerminkan realitas bahwa ia masih kesulitan sepanjang akhir pekan di Misano.

Kini ia bertekad untuk belajar dari pengalaman tersebut, beristirahat, dan bekerja lebih keras demi tampil lebih kompetitif pada seri berikutnya.

“Ini adalah situasi sebenarnya saat ini. Saya kesulitan sepanjang akhir pekan. Sekarang waktunya belajar, beristirahat, bekerja, dan melihat apa yang bisa kami lakukan pada balapan berikutnya.”