Tim balap pabrikan Aprilia kabarnya masih enggan untuk menyatakan bahwa mesin RS-GP motor terbaik MotoGP saat ini. Hal tersebut terlihat setelah para pembalap mereka tampil dominan pada awal musim MotoGP 2026.
Meski berhasil memenangi empat dari lima balapan awal musim dan menyapu bersih podium di MotoGP Prancis 2026, Aprilia ternyata masih belum mau menyebut RS-GP sebagai motor terbaik di grid saat ini.
Aprilia saat ini memimpin klasemen pembalap, tim, dan konstruktor MotoGP 2026. Dominasi tersebut semakin terlihat setelah Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Ai Ogura mengunci podium 1-2-3 di Le Mans pada akhir pekan lalu.
RS-GP Motor Terbaik MotoGP? Aprilia Belum Mau Klaim
Manajer tim Aprilia Racing, Paolo Bonora, menegaskan bahwa timnya belum ingin terlalu cepat menyimpulkan bahwa RS-GP adalah motor terbaik MotoGP 2026.
BACA JUGA: Pelajaran Dari Fabio Quartararo Jadi Kunci Toprak Razgatlioglu Berkembang di MotoGP
“Belum,” ujar Bonora saat ditanya apakah RS-GP kini menjadi motor terbaik di MotoGP.
“Kami belum mencapai apa pun saat ini. Tujuan kami hanya satu di akhir musim nanti,” lanjutnya.
Menurut Bonora, Aprilia sengaja menjaga ekspektasi agar para pembalap tetap fokus dan tidak terlena oleh hasil positif di awal musim.
Ia mengatakan bahwa setiap akhir pekan balapan, Aprilia selalu mengingatkan pembalap untuk tetap bekerja dengan pendekatan yang sama tanpa tekanan berlebihan.
Dominasi Aprilia di MotoGP 2026
Performa Aprilia sepanjang musim 2026 memang sangat mengesankan. Dari lima seri awal, Aprilia sukses memenangi empat grand prix dan selalu naik podium di setiap seri musim ini.
BACA JUGA: Kemenangan Bersejarah Aprilia: Jorge Martin Pimpin Dominasi 1-2-3 di MotoGP Prancis 2026
Tak hanya itu, Aprilia juga menjadi satu-satunya pabrikan yang konsisten meraih podium pada semua putaran MotoGP 2026 sejauh ini.
Pada Sprint Race, Aprilia juga tampil kompetitif. Jorge Martin sudah mengoleksi dua kemenangan Sprint, menyamai pencapaian Ducati lewat Marc Marquez. Sementara satu kemenangan Sprint lainnya diraih KTM bersama Pedro Acosta di Thailand.
Dominasi ini membuat banyak pihak mulai menilai RS-GP sebagai motor paling kompetitif di MotoGP saat ini.
Jorge Martin Jadi Pembeda di Le Mans
Di MotoGP Prancis 2026, Jorge Martin tampil jauh lebih impresif dibandingkan rekan setimnya, Marco Bezzecchi. Martin berhasil bangkit dari posisi ketujuh di grid dan memenangkan balapan setelah mengejar Bezzecchi pada lap-lap akhir.
Paolo Bonora mengungkapkan bahwa peningkatan performa Martin berasal dari hasil tes Jerez beberapa pekan lalu.
BACA JUGA: Hasil Lengkap Balapan MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Menang Dramatis di Le Mans
“Kami menemukan posisi berkendara yang lebih baik untuk Jorge saat tes Jerez,” jelas Bonora.
Selain posisi motor, Aprilia juga melakukan sedikit perubahan setup serta pengembangan elektronik yang membantu Martin tampil lebih nyaman.
Bonora menambahkan bahwa perbedaan postur tubuh dan berat badan antara Martin dan Bezzecchi membuat setup motor keduanya harus disesuaikan secara spesifik.
Marco Bezzecchi Masih Pimpin Klasemen
Meski kalah cepat dari Martin di Le Mans, Marco Bezzecchi tetap memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan keunggulan satu poin menuju seri Catalunya.
Bonora mengakui bahwa Bezzecchi masih belum menemukan feeling terbaiknya di Le Mans, terutama dalam perubahan arah motor dan stabilitas di lintasan cepat.
BACA JUGA: Marc Marquez Akan Menjalani Operasi Usai Crash Hebat di MotoGP Le Mans
“Di trek seperti Le Mans, motor harus lincah tetapi juga stabil karena lintasan lurusnya panjang,” ujar Bonora.
Aprilia kini menjadi ancaman serius bagi Ducati dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Namun, pihak tim tetap memilih merendah dan fokus menjaga konsistensi sepanjang musim.
Dengan performa luar biasa RS-GP sejauh ini, persaingan MotoGP 2026 dipastikan akan semakin menarik dalam beberapa seri mendatang.





