Teka-teki kursi terakhir pabrikan Ducati untuk musim balap 2027 akhirnya terjawab tuntas. Hal tersebut ditandai dengan kesepakatan Nicolo Bulega gabung VR46 MotoGP 2027 resmi diumumkan. Bintang utama sekaligus calon kuat juara dunia WorldSBK 2026 tersebut dipastikan naik kelas ke kancah MotoGP bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Momen ini tepat saat kejuaraan dunia memulai era regulasi mesin baru 850cc dan pemasok ban tunggal Pirelli.
Kepindahan ini menandai reuni emosional antara pembalap berusia 26 tahun tersebut dengan skuad milik Valentino Rossi. Bulega memulai karier kejuaraan dunianya di kelas Moto3 bersama VR46 Riders Academy pada musim 2016 silam.
Bulega, yang sempat melakoni debut darurat di MotoGP akhir tahun lalu sebagai pengganti Marc Marquez yang cedera, juga telah memegang peran vital sebagai pembalap penguji pengembangan prototipe Ducati 850cc/Pirelli di sela-sela komitmen dominannya di WorldSBK musim ini.
Satu-satunya Wakil Italia di Skuad Ducati 2027
Bergabungnya pembalap asal Emilia-Romagna tersebut sekaligus melengkapi formasi pembalap Ducati di grid MotoGP 2027. Bulega akan menjadi satu-satunya pembalap berpaspor Italia di kubu Borgo Panigale. Ia hadir bersama deretan bintang asal Spanyol seperti Marc Marquez, Pedro Acosta, Joan Mir, Dani Holgado, serta calon rekan setimnya di VR46, Fermin Aldeguer.
Langkah ini juga memicu efek domino pertukaran kursi (seat swap). Seperti Franco Morbidelli kabarnya bakal meninggalkan VR46 untuk menyeberang ke WorldSBK mengisi posisi yang Bulega sebelumnya di Aruba.it Racing – Ducati. Sementara itu, Fabio Di Giannantonio sebelumnya telah mengunci kontrak bersama Red Bull KTM Factory Racing untuk musim 2027.
BACA JUGA: Sadar Keterbatasan Fisik, Simak Prediksi Cal Crutchlow untuk Marc Marquez Musim Ini
Di musim debutnya nanti, Bulega akan bersaing memperebutkan titel Rookie of the Year melawan para jebolan Moto2 seperti David Alonso (Honda), Dani Holgado (Gresini), Izan Guevara (Pramac), dan Senna Agius (Tech3). Pengalaman panjang Bulega menggeber ban Pirelli di WorldSBK dan WorldSSP menjadi senjata pamungkas untuk mengungguli para pembalap reguler MotoGP yang harus beradaptasi ulang dari ban Michelin.
Alasan Emosional dan Kebangkitan Fenomenal Karier Bulega
Perjalanan karier Bulega terbilang sangat berliku. Sempat meraih dua podium di musim debut Moto3 2016, performanya meredup akibat kendala postur tubuh dan bobot badan hingga terlempar dari Moto2 pada akhir 2021.
Keputusannya memulai lembaran baru di World Supersport (WorldSSP) pada 2022 di bawah regulasi Next Generation bersama Ducati Panigale V2 terbukti menjadi titik balik kebangkitan kariernya. Bulega mendominasi WorldSSP 2023 dan naik ke WorldSBK pada 2024. Dan ia bersaing ketat dengan Toprak Razgatlioglu, hingga mencatatkan rekor spektakuler 26 kemenangan dari 27 balapan sepanjang musim 2026.
BACA JUGA: Selisih Poin Menipis, Simak Respon Jorge Martin Hadapi Marc Marquez Jelang Seri Misano
Mengenai keputusannya kembali ke pelukan tim arahan The Doctor, Bulega menegaskan faktor sejarah masa lalu menjadi pertimbangan utamanya:
“Mencapai kelas utama MotoGP adalah sebuah impian, terlebih karena saya akan melakoni debut saya bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Memori dan perjalanan masa lalu bersama tim ini menjadi faktor penentu. Saya memulai langkah awal di kejuaraan dunia bersama mereka, dan kini kami kembali bersama untuk tantangan baru di MotoGP.”





