Podium di MotoGP Catalunya berhasil Joan Mir raih setelah tampil impresif pada balapan penuh drama di Sirkuit Barcelona. Meski akhirnya terkena penalti tekanan ban dan kehilangan posisi kedua. Namun pembalap Honda HRC Castrol itu menegaskan performanya tetap menjadi sinyal positif bagi tim pabrikan Jepang di MotoGP 2026.
Joan Mir tampil sangat kompetitif dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 yang sempat dihentikan dua kali akibat insiden besar. Pembalap asal Spanyol tersebut mampu bertarung di barisan depan dan finis kedua di lintasan sebelum akhirnya terkena penalti 16 detik karena pelanggaran tekanan ban minimum.
Walau hasil resmi berubah, performa Mir tetap dianggap sebagai podium pertama Honda musim ini.
BACA JUGA: Inilah Penyebab Brad Binder Terpaksa Keluar dari Grid di MotoGP Catalunya 2026
Joan Mir Sebut Performa Honda Masih Belum Stabil
Usai balapan, Joan Mir mengakui bahwa ia harus memacu motor Honda RC213V di batas maksimal demi bisa bersaing memperebutkan podium di MotoGP Catalunya.
“Ini yang saya cari dalam lima seri pertama musim ini. Tapi seperti yang terlihat saat balapan, saya harus mengendarai motor di batas maksimum,” ujar Mir.
Menurut juara dunia MotoGP 2020 itu, gaya balap agresif seperti di Barcelona tidak bisa terus ia lakukan sepanjang musim ini jika ingin konsisten finis podium.
“Anda tidak bisa bertarung untuk podium di setiap balapan jika harus berkendara seperti ini. Mungkin untuk finis enam besar atau tujuh besar masih memungkinkan, tetapi untuk melawan para pembalap terdepan, kami harus meningkatkan sesuatu lagi,” lanjutnya.
Mir juga mengakui Catalunya sebenarnya bukan trek terbaik bagi Honda, sehingga hasil tersebut memberi dorongan moral besar untuk tim.
BACA JUGA: Bagnaia Cedera Pergelangan Tangan Usai MotoGP Catalunya 2026, Rider Ducati Dihantam Cedera
Duel Joan Mir dan Pedro Acosta Jadi Penentu
Dalam balapan restart 12 lap, Joan Mir sempat berada di belakang Pedro Acosta cukup lama sebelum akhirnya menyalip rider KTM tersebut. Namun, keterlambatan melakukan overtake dianggap Mir sebagai momen krusial yang membuat peluang menang menghilang.
“Saya terlalu lama berada di belakang Pedro. Saya ingin memastikan tidak melakukan kesalahan dan tidak terjatuh,” jelas Mir.
Ketika akhirnya berhasil melewati Acosta, Fabio Di Giannantonio sudah lebih dulu membuka jarak di depan. Pembalap VR46 Ducati itu kemudian sukses memenangkan balapan MotoGP Catalunya 2026.
Meski demikian, Mir merasa sebenarnya ia memiliki kecepatan untuk menantang Di Giannantonio dalam perebutan kemenangan.
“Saya pikir sebenarnya saya punya sesuatu untuk melawan DiGia dalam perebutan kemenangan. Tapi sebelum berlari, Anda harus belajar berjalan, dan itu tidak masalah,” katanya.
BACA JUGA: Crash Saat Tes MotoGP Catalunya 2026, Jorge Martin Dibawa ke Rumah Sakit
Honda Mulai Menunjukkan Perkembangan Positif
Hasil kuat Joan Mir di Barcelona menjadi tanda perkembangan signifikan Honda musim ini. Setelah kesulitan bersaing dalam beberapa musim terakhir, RC213V mulai mampu tampil kompetitif melawan Ducati, KTM, hingga Aprilia.
Performa Mir juga membuka harapan baru bagi Honda menjelang seri berikutnya di Mugello. Jika pengembangan motor terus berjalan positif, bukan tidak mungkin Honda kembali menjadi penantang reguler podium di MotoGP 2026.
Selain Mir, Honda juga menunjukkan peningkatan lewat performa Diogo Moreira dan Luca Marini yang berhasil finis di zona poin pada GP Catalunya.
Dengan momentum positif tersebut, Joan Mir berharap Honda bisa segera menemukan paket motor yang lebih konsisten agar tidak perlu selalu membalap di ambang batas demi hasil maksimal.





