MotoGP  

Pramac Menemukan Setup Baru untuk Toprak Razgatlioglu, Siap Tampil Lebih Agresif di MotoGP Amerika

Pramac Menemukan Setup Baru untuk Toprak Razgatlioglu, Siap Tampil Lebih Agresif di MotoGP Amerika
Pramac Menemukan Setup Baru untuk Toprak Razgatlioglu - Dokumentasi IG: @toprakrazgatlioglu7

Tim Prima Pramac menemukan setup baru yang dinilai mampu meningkatkan performa Toprak Razgatlioglu jelang seri MotoGP Amerika Serikat 2026. Perubahan ini diharapkan menjadi titik balik setelah hasil kurang maksimal di seri Brazil.

Meski sempat tampil menjanjikan dengan lolos langsung ke Q2 pada sesi kualifikasi, Toprak harus puas finis di posisi ke-17 pada balapan utama, tertinggal cukup jauh dari pemenang lomba Marco Bezzecchi.

Toprak mengungkapkan bahwa masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya grip ban belakang pada motor Yamaha V4 yang digunakannya. Hal ini membuatnya kesulitan menjaga kecepatan dan konsistensi sepanjang balapan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian utama tim Pramac Racing untuk segera diperbaiki sebelum menghadapi seri berikutnya.

BACA JUGA: VR46 Racing Luncurkan Livery Khusus MotoGP Amerika di Puncak Gedung New York

Pramac Menemukan Setup untuk Gaya Balap Lebih Agresif

Dalam pengembangan terbaru, Pramac menemukan setup yang memungkinkan Toprak tampil lebih agresif, terutama saat memasuki tikungan.

Direktur tim, Gino Borsoi, menyebut bahwa peningkatan pada bagian depan motor memberikan kepercayaan diri lebih bagi pembalap asal Turki tersebut.

“Di Brazil, kami menemukan arah pengembangan yang positif, yang membantu Toprak lebih agresif saat masuk tikungan dan lebih percaya diri dalam mengendalikan motor,” ujar Borsoi.

Perubahan ini menjadi modal penting untuk menghadapi balapan di Circuit of the Americas (COTA).

Target Hasil Nyata di MotoGP Amerika

Tim berharap peningkatan performa ini bisa segera terlihat dalam bentuk hasil konkret di lintasan. MotoGP Amerika menjadi ujian penting bagi perkembangan yang telah mereka capai.

Toprak sendiri mengakui adanya progres tersebut dan bertekad untuk terus meningkatkan performanya.

“Kami menemukan arah positif di Brazil, terutama saat masuk tikungan. Saya ingin terus mengembangkan hal ini dan tampil lebih baik di setiap sesi,” kata Toprak.

BACA JUGA: Pedro Acosta Ungkap Titik Lemah Utama Motor KTM Jelang MotoGP Amerika

Tantangan Besar di COTA

Balapan di Circuit of the Americas menjadi tantangan tersendiri bagi Toprak. Ia mengaku belum memiliki banyak pengalaman di sirkuit tersebut, terutama dengan motor MotoGP.

Pengalaman terakhirnya di COTA hanya terjadi pada ajang Red Bull Rookies Cup tahun 2013, yang tentu sangat berbeda dari kondisi saat ini.

“Ini akan menjadi akhir pekan penting karena semuanya masih baru bagi saya di MotoGP, terutama di COTA,” ujarnya.

Jack Miller Optimistis di Trek Favorit

Sementara itu, rekan setimnya Jack Miller memiliki pandangan lebih positif terhadap peluang di COTA.

Meski gagal finis di Brazil akibat kecelakaan, Miller memiliki catatan bagus di sirkuit ini, termasuk finis kelima musim lalu.

“Saya sangat menyukai trek ini, meskipun bukan yang paling cocok untuk Yamaha. Tahun lalu kami tampil kuat dan saya merasa kompetitif sejak awal,” kata Miller.

Ia berharap bisa kembali bersaing di barisan depan dan meraih hasil maksimal pada balapan kali ini.

BACA JUGA: MotoGP Ungkap Penyebab Masalah di Sirkuit Brazil Usai Investigasi Resmi

Fokus Perbaikan dan Konsistensi

Pramac kini fokus menjaga konsistensi performa sekaligus mengembangkan motor agar lebih kompetitif di berbagai kondisi lintasan.

Dengan setup baru yang telah mereka temukan, tim berharap Toprak bisa menunjukkan peningkatan signifikan dan mulai bersaing di posisi lebih depan.