Axel Bassani Ragu Potensi di Portimao Meski Jadi Rival Utama Nicolo Bulega

Axel Bassani Ragu Potensi di Portimao Meski Jadi Rival Utama Nicolo Bulega
Axel Bassani tengah berbincang dengan tim teknis di paddock - Dokumentasi IG: @elbocia47

Axel Bassani adalah rival utama Nicolo Bulega dalam perebutan gelar Superbike World Championship musim 2026. Namun, menjelang seri kedua di Portugal, pembalap asal Italia dari tim Bimota tersebut justru mengaku belum yakin dengan potensi performanya di sirkuit Portimao.

Saat ini, Bassani berada di posisi kedua klasemen sementara, tepat di belakang Bulega, berkat awal musim yang cukup solid.

Persiapan di Portimao Belum Maksimal

Bassani bersama timnya Bimota menjalani sesi tes tambahan di Portimao pada 13 Maret, setelah dua hari pengujian sebelumnya terganggu oleh hujan.

Meskipun hari ketiga menghadirkan kondisi lintasan kering, fokus Bassani berbeda dengan rekan setimnya Alex Lowes.

BACA JUGA: Jonathan Rea Optimistis dengan Proyek Besar Honda di WorldSBK Jelang Debut 2026

Jika Lowes lebih mempersiapkan setelan balapan, Bassani justru mencoba berbagai komponen baru untuk pengembangan jangka panjang.

Hal ini membuat persiapannya untuk balapan akhir pekan ini belum sepenuhnya optimal.

Bassani Rival Utama Nicolo Bulega, Tapi Masih Ragu

Meski Axel Bassani adalah rival utama dalam perebutan posisi terdepan, ia mengakui masih belum mengetahui seberapa kompetitif dirinya di Portimao.

“Musim dimulai dengan sangat baik, dengan dua podium dan satu finis keempat. Kami siap untuk balapan lagi dan tahu bahwa jika semuanya berjalan lancar, kami bisa melakukan pekerjaan yang baik,” ujar Bassani.

Namun, ia menegaskan bahwa fokus tes sebelumnya bukan untuk mencatat waktu tercepat, melainkan untuk pengembangan motor sepanjang musim.

“Kami mencoba banyak hal baru, jadi kami tidak benar-benar bekerja khusus untuk balapan di Portimao. Saya pikir kami tahu apa yang perlu diubah, tapi saya belum yakin dengan potensi kami,” tambahnya.

Fokus pada Pengembangan Motor

Pendekatan Bassani yang lebih berorientasi pada pengembangan jangka panjang menunjukkan strategi tim dalam menghadapi musim yang panjang.

Alih-alih mengejar hasil instan di satu seri, mereka memilih mengumpulkan data penting untuk meningkatkan performa motor secara keseluruhan.

Namun, strategi ini juga membawa konsekuensi berupa ketidakpastian performa dalam jangka pendek, termasuk di Portimao.

BACA JUGA: Jake Dixon Hadir di WorldSBK Portugal 2026 Meski Masih Cedera, Fokus Belajar dari Jonathan Rea

Alex Lowes Lebih Percaya Diri

Berbeda dengan Bassani, rekan setimnya Alex Lowes justru tampil lebih optimistis menghadapi balapan di Portugal.

Lowes menargetkan finis podium dan merasa motor dalam kondisi yang cukup kompetitif setelah hasil positif di seri pembuka di Australia.

“Portimao adalah sirkuit yang luar biasa dan semua pembalap menyukainya. Kami sudah melakukan tes di sana dan motor terasa bagus,” kata Lowes.

Ia juga merasa bahwa performanya di Australia sebenarnya lebih baik dari hasil akhir yang ia dapatkan, sehingga semakin termotivasi untuk tampil maksimal di Portugal.

Tantangan Besar di Portimao

Sirkuit Portimao adalah salah satu trek paling menantang di kalender WorldSBK, dengan kombinasi tikungan cepat, elevasi ekstrem, dan karakter teknis yang kompleks.

Kondisi ini membuat banyak pembalap kesulitan menemukan setelan motor yang tepat, terutama jika waktu persiapan terbatas.

BACA JUGA: Tes WorldSBK Portimao: Bimota Prioritaskan Pengembangan, Lap Time Bassani Terdampak

Bassani menegaskan bahwa sesi latihan bebas pada hari Jumat akan menjadi penentu utama untuk mengukur kekuatan sebenarnya.

Ia berharap bisa menemukan setelan terbaik sejak awal akhir pekan, sebelum menentukan target realistis untuk balapan.

“Kami akan mencoba siap sejak sesi pertama dan melihat bagaimana hasilnya,” tutupnya.