Kabar mengejutkan datang dari sirkuit kebanggaan publik Italia. Calon juara dunia WorldSBK 2026, Nicolo Bulega crash saat tes bersama Ducati MotoGP 850cc mengguncang persiapan era baru kejuaraan dunia. Sang pemuncak klasemen World Superbike tersebut dilaporkan beruntung terhindar dari cedera fatal. Ia mengalami kecelakaan hebat berkecepatan tinggi di Sirkuit Mugello pada sesi tes privat hari Rabu (16/9/2026).
Bulega yang menjadi ujung tombak pengembangan motor prototipe Ducati 2027 bertolak ke Mugello untuk menjalani program uji coba dua hari. Namun, berdasarkan laporan media Italia GPOne, pembalap berusia 26 tahun tersebut terpelanting hebat (violent highside) saat memacu motor di rangkaian tikungan cepat Arrabbiata 2 sekitar tengah hari.
BACA JUGA: Tommy Bridewell Kontrak di WorldSBK 2027 Usai Tampil Mengejutkan Bersama Ducati
Benturan keras di sektor tercepat Mugello itu memaksa Bulega langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk menjalani pemeriksaan radiologi komprehensif. Beruntung, hasil diagnosa tim medis mengonfirmasi tidak ada patah tulang (fractures) maupun luka internal serius. Dan Bulega pun telah diperbolehkan pulang untuk menjalani pemulihan di rumah.
Tes Resmi di Red Bull Ring Terancam Batal Jelang Penentuan Gelar WorldSBK
Dampak insiden horor tersebut langsung membayangi agenda Bulega berikutnya. Sebab menurut jadwal, ia akan kembali mengaspal pada Senin pekan depan seusai gelaran MotoGP Austria. Karena akan melakoni tes ban resmi Pirelli kedua bersama motor prototipe 850cc di Red Bull Ring. Namun, keikutsertaannya kini dipastikan diragukan menyusul kondisi fisik yang belum pulih sempurna dari benturan.
Prioritas utama Ducati saat ini adalah menjaga kebugaran fisik Bulega menjelang seri kandang WorldSBK di Sirkuit Cremona pada akhir pekan depan. Pembalap Italia tersebut tampil sangat dominan sepanjang musim 2026 dengan memenangi hampir seluruh balapan. Sehingga seri Cremona menjadi peluang emas pertamanya untuk mengunci gelar juara dunia di depan publik sendiri dengan tiga seri tersisa. Ducati enggan mengambil risiko tambahan dan memilih mengistirahatkan sang pembalap dari seluruh aktivitas pengujian.
BACA JUGA: Bajak Pasangan Emas KTM, Ambisi Gelar Juara Brad Binder dan Miguel Oliveira di BMW WorldSBK 2027
Peran Sentral Menuju Debut Penuh MotoGP 2027 Bersama VR46
Insiden kecelakaan ini terjadi di tengah rumor panas bahwa paket mesin Ducati Desmosedici 850cc mulai muncul sebagai paket paling dominan. Dan bahkan difavoritkan pada musim mendatang untuk mengarungi revolusi aturan MotoGP 2027. Pengalaman panjang Bulega di ajang superbike menjadikannya aset paling berharga bagi Borgo Panigale untuk memahami karakter ban Pirelli yang akan menggantikan Michelin sebagai pemasok tunggal MotoGP musim depan.
Kiprah Bulega di proyek pengembangan ini bermuara pada kepastian kariernya di kelas premier. Sempat terancam kehilangan kursi akibat ketatnya bursa transfer. Namun kepindahan Fabio Di Giannantonio ke tim pabrikan KTM akhirnya membuka jalan bagi Bulega. Skuad Pertamina Enduro VR46 Racing Team secara resmi telah mengumumkan kontrak Bulega untuk debut penuh di MotoGP 2027 mendampingi Fermin Aldeguer.
Kepindahan tersebut menjadi kisah kepulangan emosional (full-circle moment) bagi Bulega yang mengawali karier balap internasionalnya di Moto3 bersama VR46 pada 2016 silam. Dan prestasinya sempat meredup di Moto2 untuk musim berikutnya, serta memisahkan diri dari akademi. Dan pada akhirnya bangkit menata ulang reputasinya di kancah WorldSBK hingga kini berdiri di ambang juara dunia.
Analisis Dinamika Uji Coba Ducati 850cc Pasca-Insiden Mugello
Kecelakaan di tikungan Arrabbiata 2 memberi peringatan dini bagi para insinyur Ducati Corse mengenai kalibrasi kontrol traksi (traction control) dan penyaluran torsi mesin 850cc pada sudut kemiringan ekstrem. Karakter tikungan cepat tersebut menuntut stabilitas aerodinamika tanpa bantuan ride-height device yang dilarang pada regulasi 2027, sehingga batas toleransi cengkeraman ban belakang menjadi jauh lebih tipis bagi pembalap.
Kendati pengujian sempat terhenti, data telemetri sebelum insiden mengonfirmasi bahwa catatan waktu prototipe 850cc Ducati sudah sangat kompetitif dan mendekati torehan mesin 1000cc saat ini. Keputusan Ducati untuk menarik Bulega dari tes lanjutan di Spielberg dipandang sebagai langkah tepat agar sang pembalap fokus menuntaskan misi mahkota juara WorldSBK di Cremona. Sembari menyerahkan sisa pengujian teknis kepada pembalap penguji reguler.





