Kabar mengejutkan datang dari kubu Red Bull menjelang bergulirnya seri Grand Prix Belanda 2026 di Sirkuit Zandvoort. Pembalap utama Oracle Red Bull Racing, Isack Hadjar, bakal absen dari balapan akhir pekan ini setelah menderita cedera pergelangan tangan. Cedera tersebut terjadi saat menjalani sesi latihan beban di pusat kebugaran selama jeda musim panas Agustus.
Situasi darurat ini memicu pergeseran pembalap secara langsung di dua tim naungan Red Bull. Liam Lawson kembali untuk memperkuat tim senior Oracle Red Bull Racing mengemudikan jet darat RB22. Sementara pembalap cadangan Yuki Tsunoda ditunjuk mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Lawson di tim satelit Visa Cash App Racing Bulls.
BACA JUGA: Kunci Lineup Williams F1 2027: Gandeng Carlos Sainz dan Alex Albon untuk Proyek Jangka Panjang
Kronologi Cedera dan Pengumuman Resmi Red Bull
Kabar mengenai potensi absennya Hadjar pertama kali mencuat di berbagai media lokal Belanda pada Rabu pagi. Dan akhirnya pihak manajemen tim mengeluarkan pernyataan resmi pada siang hari.
“Pembalap Oracle Red Bull Racing, Isack Hadjar, mengalami cedera pergelangan tangan selama masa jeda musim panas. Sehingga ia tidak bisa tampil pada Grand Prix Belanda 2026,” tulis pernyataan resmi Red Bull.
“Kami menyambut kembalinya Liam Lawson yang akan menggantikannya di kokpit RB22 akhir pekan ini. Tim mendoakan Isack lekas pulih dan berterima kasih kepada Liam atas kesiapannya tampil dalam waktu singkat.”
Pihak tim satelit juga mengonfirmasi susunan pembalap darurat mereka untuk mendampingi rookie Arvid Lindblad.
“Visa Cash App Racing Bulls mengonfirmasi bahwa Liam Lawson akan membalap untuk Oracle Red Bull Racing di GP Belanda akhir pekan ini imbas cedera Isack Hadjar,” rilis Racing Bulls. “Sebagai konsekuensinya, pembalap cadangan kami, Yuki Tsunoda, akan turun membalap di Zandvoort bersama Arvid Lindblad. Kami mengapresiasi adaptabilitas cepat Liam dan Yuki.”
BACA JUGA: Daftar Juara F1 Sprint Race: Dominasi Verstappen dan Masuknya Nama Kimi Antonelli
Meskipun tingkat keparahan cedera belum publik ketahui secara mendalam, pembalap muda asal Prancis tersebut memiliki jeda waktu dua pekan untuk proses pemulihan sebelum putaran Grand Prix Italia di Sirkuit Monza pada 6 September mendatang.
Panggung Penebusan Reputasi bagi Lawson dan Tsunoda
Pergantian mendadak ini menjadi momentum krusial bagi Lawson dan Tsunoda untuk membuktikan kembali kapasitas mereka di hadapan para petinggi Red Bull setelah sempat terdepak dari dinamika kursi utama.
Bagi Liam Lawson, Sirkuit Zandvoort menyajikan kisah yang sangat familiar. Lintasan tepi pantai ini merupakan tempat dirinya melakoni debut darurat F1 pada musim 2023. Kala itu ia menggantikan Daniel Ricciardo yang mengalami patah tulang tangan di sesi latihan bebas.
Setelah sempat mengalami penurunan posisi (demotion) ke Racing Bulls hanya dalam dua seri pembuka musim 2025, kesempatan memacu RB22 menjadi panggung emas untuk membuktikan kelayakannya di tim pabrikan utama.
Di sisi lain, bagi Yuki Tsunoda, pemanggilan ini mengakhiri masa absennya dari grid kompetitif sejak posisinya menjadi milik Hadjar pada akhir musim lalu. Pembalap asal Jepang tersebut bertekad memaksimalkan akhir pekan di Zandvoort guna merehabilitasi reputasinya di kancah Formula 1.
Secara historis, Sirkuit Zandvoort juga menyimpan memori manis bagi Isack Hadjar. Sebab sirkuit ini merupakan tempat ia mencetak podium perdana di F1 pada musim debutnya sebelum akhirnya dipromosikan ke skuad utama Red Bull.





