Kalah di MotoGP Jerman bukan masalah besar menjadi pernyataan yang mengejutkan dari Marc Marquez jelang balapan MotoGP Jerman 2026 di Sachsenring. Meski tampil sebagai pembalap tercepat pada sesi latihan Jumat, juara dunia bertahan itu menegaskan bahwa kekalahan di sirkuit favoritnya bukanlah sebuah bencana besar. Meskipun di tengah persaingan gelar dunia yang semakin memanas.
Marquez datang ke Sachsenring dengan status favorit kuat. Setelah ia mendominasi lintasan kiri di Balaton Park dan memang memiliki rekor luar biasa di Jerman. Namun, pembalap Ducati Lenovo tersebut justru merendahkan ekspektasi dan mengaku belum merasa memiliki keunggulan mutlak dari para rivalnya.
BACA JUGA: Hasil Latihan Bebas MotoGP Jerman 2026: Marc Marquez Kuasai Practice, Bagnaia Terpaksa Lewat Q1
Rekor Marc Marquez di Sachsenring Sulit Ditandingi
Sachsenring selama bertahun-tahun identik dengan dominasi Marc Marquez. Pembalap asal Spanyol itu telah mengoleksi sembilan kemenangan MotoGP di sirkuit tersebut, menjadikannya salah satu trek paling sukses sepanjang kariernya.
Bahkan setelah mengalami cedera lengan serius, Marquez masih mampu menang di Sachsenring pada 2021. Ia absen pada 2022 akibat operasi lanjutan, kemudian mundur pada edisi 2023 setelah mengalami lima kali kecelakaan sepanjang akhir pekan yang akhirnya menjadi titik awal keputusannya meninggalkan Honda.
Pada musim 2024, Marquez untuk pertama kalinya gagal menang di Sachsenring setelah finis kedua. Namun, pada musim berikutnya ia kembali berjaya bersama Ducati dalam perjalanan menuju gelar juara dunia ketujuhnya.
Kalah di MotoGP Jerman Bukan Masalah Besar, Fokus Tetap ke Perebutan Gelar
Meski publik menjagokannya menang lagi akhir pekan ini, Marc Marquez menilai situasinya tidak sesederhana itu. Ia menganggap persaingan MotoGP 2026 jauh lebih ketat dari musim-musim sebelumnya.
Posisinya di klasemen memang terus membaik. Setelah sempat tertinggal hingga 102 poin usai Mugello, Marquez kini hanya berjarak 40 poin dari pemuncak klasemen berkat kemenangan beruntun di Balaton Park dan Brno.
BACA JUGA: Hasil FP1 MotoGP Jerman 2026: Raul Fernandez Tercepat, Marc Marquez Bangkit Usai Terjatuh
Apabila kembali meraih hasil sempurna di Sachsenring, selisih tersebut berpotensi menyusut menjadi hanya tiga poin sebelum jeda musim panas.
Meski demikian, Marquez menegaskan bahwa jika hasil tidak sesuai harapan, kalah di MotoGP Jerman Bukan Masalah Besar selama dirinya tetap mampu menjaga peluang dalam perebutan gelar dunia.
Tampil Tercepat Meski Sempat Terjatuh
Performa Marquez sepanjang Jumat sebenarnya sangat menjanjikan. Ia menjadi pembalap tercepat pada sesi Practice dengan catatan waktu 1 menit 19,394 detik, unggul 0,166 detik atas Raul Fernandez dari Trackhouse Aprilia.
Sebelumnya, Marquez juga sempat mengalami kecelakaan kecil pada FP1 di Tikungan 3 akibat menghantam gundukan yang tidak ia perkirakan. Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan cedera maupun kerusakan besar sehingga ia mampu kembali ke lintasan dan tetap mencatat waktu kompetitif.
Hasil Practice juga menunjukkan Ducati masih menjadi motor tercepat di Sachsenring. Aprilia menjadi pesaing terdekat melalui Raul Fernandez, sementara Yamaha terbaik ditempati Jack Miller, KTM diwakili Pedro Acosta, dan Honda melalui Luca Marini.
BACA JUGA: Pimpinan Klasemen MotoGP Marco Bezzecchi Akui Kesalahan di Assen, Fokus Bangkit di Sachsenring
Persaingan MotoGP 2026 Masih Terbuka
Walau banyak yang memprediksi Marquez akan kembali mendominasi Sachsenring, situasi kejuaraan masih jauh dari selesai. Jorge Martin, Marco Bezzecchi, Fabio Di Giannantonio hingga Pedro Acosta masih berpeluang mengganggu langkah pembalap Ducati tersebut.
Karena itu, MotoGP Jerman 2026 diperkirakan menjadi salah satu seri paling menentukan sebelum jeda musim panas. Marquez memang memiliki sejarah luar biasa di Sachsenring, tetapi ia sendiri memilih untuk tidak menganggap kemenangan sebagai kewajiban mutlak.





