Haas F1 Team luncurkan livery spesial bertema Godzilla untuk balapan Grand Prix Jepang 2026. Tim Haas F1 Team akan menggunakan desain unik ini pada mobil VF-26 mereka sebagai bagian dari kolaborasi tidak biasa dengan industri hiburan Jepang.
Livery khusus ini akan debut pada seri ketiga musim Formula 1 yang berlangsung di Sirkuit Suzuka, sekaligus menjadi salah satu momen paling menarik di akhir pekan balapan tersebut.
Kolaborasi Unik dengan Studio Film Jepang
Haas bekerja sama dengan TOHO Co., Ltd., perusahaan di balik franchise film Godzilla. Kerja sama ini menjadi langkah inovatif dalam dunia F1, menggabungkan olahraga balap dengan budaya pop global.
Peluncuran livery dilakukan dalam sebuah acara di Tokyo Midtown Hibiya, Jepang. Momen ini sekaligus menegaskan ambisi Haas untuk menjangkau audiens baru melalui pendekatan kreatif di luar lintasan.
BACA JUGA: Honda Masih Dibayangi Masalah Komponen Baterai Hybrid Jelang F1 Jepang 2026
Team Principal Haas, Ayao Komatsu, menyebut kolaborasi ini sebagai kesempatan luar biasa untuk memperkenalkan tim kepada basis penggemar yang lebih luas.
Haas F1 Team Luncurkan Livery untuk Perluas Basis Penggemar
Melalui langkah ini, Haas F1 Team Luncurkan livery yang bukan hanya sekadar desain visual, tetapi juga bagian dari strategi pemasaran global.
Kolaborasi dengan ikon budaya seperti Godzilla hendaknya mampu menyatukan penggemar motorsport dan penggemar film dalam satu momentum.
Aktivasi besar juga direncanakan berlangsung pada Grand Prix Amerika Serikat di Austin pada Oktober mendatang sebagai bagian dari kerja sama jangka panjang ini.
Viral di Media Sosial Haas
Kabar mengenai livery baru ini juga ramai menjadi perbincangan setelah dibagikan melalui akun Instagram resmi tim, @haasf1team. Dalam unggahan tersebut, Haas menulis:
“Ready to roar at the racetrack this weekend, Our @godzilla_toho livery is officially race-ready”
Unggahan itu menampilkan beberapa video serta enam gambar yang memperlihatkan secara detail tampilan livery Godzilla pada mobil VF-26. Visual tersebut langsung menarik perhatian penggemar karena desainnya yang agresif dan berbeda dari livery F1 pada umumnya.
Langkah ini semakin memperkuat strategi Haas dalam memanfaatkan media sosial untuk membangun engagement dengan penggemar global, sekaligus memperkenalkan identitas baru mereka di GP Jepang.
BACA JUGA: Toto Wolff Redam Hype, Antonelli Bukan Calon Juara Dunia F1 2026?
Performa Haas Meningkat di Musim 2026
Di luar sorotan livery, Haas juga tampil impresif di awal musim 2026. Tim ini menjadi salah satu kekuatan utama di lini tengah dan bahkan mampu bersaing dengan tim papan atas.
Pembalap muda Ollie Bearman menjadi bintang dengan menyumbang seluruh 17 poin tim dari dua balapan awal dan sprint. Penampilan terbaiknya terjadi di GP China dengan finis di posisi kelima.
Hasil tersebut membawa Haas ke posisi keempat klasemen konstruktor, bahkan berada di depan Red Bull Racing.
Antusiasme Tinggi Jelang Balapan di Suzuka
Bearman mengungkapkan antusiasmenya menghadapi GP Jepang, yang ia nggap sebagai salah satu balapan kandang bagi tim karena dukungan dari Toyota Gazoo Racing sebagai sponsor utama.
Ia juga menilai kolaborasi dengan Godzilla sebagai sesuatu yang unik dan berbeda dari tim lain di grid.
Selain itu, Sirkuit Suzuka adalah salah satu trek paling menantang di dunia, dengan karakter cepat dan teknis yang menuntut presisi tinggi dari pembalap maupun mobil.
Target Haas di GP Jepang
Komatsu menegaskan bahwa target utama tim adalah mempertahankan momentum positif dari dua balapan awal musim. Haas berambisi untuk kembali meraih poin dengan kedua mobil mereka di Suzuka.
Menurutnya, pendekatan yang tepat terhadap setiap karakter sirkuit menjadi kunci keberhasilan tim sejauh ini.
Meski Suzuka memiliki tantangan berbeda dari sirkuit Shanghai, Haas optimistis dapat beradaptasi dengan baik.
BACA JUGA: Rivalitas Internal Ferrari Jadi Drama Terbesar F1 2026 di Tengah Dominasi Mercedes
Momentum dan Strategi Haas di Musim 2026
Awal musim yang kuat menjadi modal penting bagi Haas untuk terus bersaing di papan tengah. Kombinasi performa mobil VF-26 yang konsisten dan strategi tim yang solid membuat mereka menjadi salah satu kejutan di musim ini.
Dengan tambahan elemen hiburan melalui livery Godzilla, Haas tidak hanya tampil kompetitif di lintasan, tetapi juga berhasil mencuri perhatian di luar balapan.





