pemulihan cedera bahu menjadi kabar positif dari Marc Marquez menjelang MotoGP Brazil 2026. Pembalap Ducati tersebut mengungkapkan bahwa dirinya berhasil mencapai tahap pemulihan yang sebelumnya dianggap mustahil setelah mengalami cedera serius pada akhir musim lalu.
Cedera bahu yang dialami Marquez terjadi pada seri penutup musim 2025 di Indonesia. Meski belum sepenuhnya pulih saat memasuki musim 2026, ia tetap mampu menunjukkan performa kompetitif di awal musim, termasuk di MotoGP Thailand 2026.
Kemajuan Signifikan Jelang MotoGP Brazil
Marquez mengungkapkan bahwa kondisi bahunya kini terus membaik. Bahkan, ia sudah mampu menjalani sesi latihan motocross secara beruntun, sesuatu yang sebelumnya tidak bisa ia lakukan karena rasa sakit yang masih sangat mengganggu.
BACA JUGA: Pedro Acosta Tak Jemawa, Akui KTM Belum Terkuat Meski Pimpin Klasemen MotoGP 2026
“Sekarang bahu saya terus membaik. Ini pertama kalinya saya bisa latihan motocross dua hari berturut-turut, dengan jeda satu hari,” ungkap Marquez.
Ia menambahkan bahwa sebelum balapan di Thailand, hal tersebut terasa mustahil dilakukan. Namun kini, progres pemulihan yang ia alami memberikan kepercayaan diri lebih untuk kembali tampil maksimal.
Pemulihan Cedera Bahu Marc Marquez Capai Tahap Baru
Perkembangan ini menjadi indikasi penting bahwa kondisi fisik Marquez semakin mendekati level terbaiknya. Dengan kemampuan menjalani latihan intens secara beruntun, daya tahan dan kekuatan bahunya juga meningkat signifikan.
Bagi seorang pembalap MotoGP, kondisi fisik yang prima sangat krusial, terutama pada bagian bahu yang berperan besar dalam mengendalikan motor di kecepatan tinggi.
Kemajuan dalam pemulihan cedera bahu ini tentu menjadi modal penting bagi Marquez untuk menghadapi seri-seri berikutnya.
Performa Tetap Kompetitif Meski Belum Fit
Meski belum berada dalam kondisi 100 persen, Marquez sudah menunjukkan performa menjanjikan di awal musim. Ia bahkan sempat berada di jalur kemenangan pada Sprint Race di Thailand sebelum terkena penalti.
Pada balapan utama, peluang podium juga terbuka sebelum akhirnya ia mengalami masalah teknis yang tidak terduga.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kondisi fisiknya belum sempurna, kemampuan balap Marquez tetap berada di level tinggi.
BACA JUGA: Marco Bezzecchi Target 4 Kemenangan Beruntun, Tantangan Besar Menanti di MotoGP Brazil
Tantangan Baru di Sirkuit Brazil
MotoGP Brazil 2026 akan berlangsung di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, yang kembali masuk kalender setelah absen panjang sejak 2004. Sirkuit ini menghadirkan tantangan baru bagi seluruh pembalap.
Marquez menilai format akhir pekan dengan sesi latihan yang lebih panjang akan membantu para pembalap beradaptasi lebih cepat.
“Lintasan yang lebih pendek dan sesi latihan lebih panjang akan mempermudah kami. Dalam beberapa sesi saja, semua pembalap akan sudah memahami karakter sirkuit,” jelasnya.
Dengan banyaknya lap yang dijalani, pembalap dapat lebih cepat menemukan setelan motor yang optimal.
Fokus Bangkit Setelah Thailand
Merefleksikan hasil di Thailand, Marquez menilai akhir pekan tersebut sebenarnya cukup solid. Ia mampu bersaing di barisan depan meski tidak dalam kondisi terbaik.
Namun, insiden yang menimpanya membuat hasil akhir tidak sesuai harapan. Meski begitu, ia memilih untuk tidak larut dalam kekecewaan.
Kini, fokusnya sepenuhnya tertuju pada balapan di Brazil, dengan harapan bisa tampil lebih baik seiring kondisi fisik yang semakin pulih.
BACA JUGA: Jadwal Lengkap MotoGP Brazil 2026: Balapan Bersejarah Kembali ke Goiania
Kemajuan dalam pemulihan cedera bahu Marc Marquez menjadi kabar baik bagi penggemar MotoGP. Dengan progres yang signifikan, peluangnya untuk kembali ke performa terbaik semakin terbuka.
MotoGP Brazil 2026 akan menjadi ujian penting bagi Marquez untuk membuktikan bahwa ia masih menjadi salah satu pembalap terbaik di grid, sekaligus menunjukkan hasil nyata dari proses pemulihan yang telah ia jalani.





