MotoGP  

Nostalgia Kejayaan WorldSBK di Lombok, Toprak dan Pramac Yamaha Bidik Kebangkitan di GP Indonesia

Nostalgia Kejayaan WorldSBK di Lombok, Toprak dan Pramac Yamaha Bidik Kebangkitan di GP Indonesia
Toprak Razgatlioglu - Dokumentasi : (c) Michelin

Kembalinya gelaran Grand Prix ke Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika akhir pekan ini menghadirkan ikatan emosional mendalam bagi Toprak Razgatlioglu (Prima Pramac Yamaha MotoGP). Menjalani musim rookie yang penuh tantangan di kelas premier, pembalap asal Turki tersebut mengusung motivasi tinggi pada MotoGP Mandalika 2026 dengan mengingat kembali memori manis kejayaannya di lintasan tepi pantai Lombok tersebut.

Mandalika merupakan saksi bersejarah saat Razgatlioglu mengunci gelar juara dunia WorldSBK pertamanya bersama Yamaha pada putaran pamungkas musim 2021.

BACA JUGA: Terpaut 2 Poin dari Martin, Marc Marquez Bertekad Hapus Kutukan Sirkuit Mandalika

Dominasi El Turco di Lombok berlanjut pada 2022 dengan menyapu bersih tiga kemenangan balapan (Race 1, Superpole Race, dan Race 2), disusul satu kemenangan serta dua kali podium runner-up pada edisi 2023 sebelum sirkuit ini dicoret dari kalender WorldSBK.

Adaptasi Gaya Balap di Atas Prototipe MotoGP M1

Kini, Razgatlioglu menginjakkan kaki kembali di aspal Mandalika bukan lagi dengan motor produksi massal Yamaha R1, melainkan dengan prototipe MotoGP Yamaha YZR-M1 bersama tim satelit Pramac Racing.

“Saya memiliki kenangan yang sangat indah dari Mandalika, terutama tahun 2021 ketika saya meraih gelar juara dunia World Superbike pertama bersama Yamaha,” tutur Razgatlioglu. “Sekarang kami kembali lagi ke Mandalika, tetapi kali ini menggunakan motor MotoGP.”

“Saya sangat menyukai karakter trek ini, meskipun menungganginya dengan motor MotoGP akan menjadi pengalaman yang sangat berbeda dan menuntut gaya berkendara yang berbeda pula. Kita lihat bagaimana akhir pekan ini berjalan, namun saya akan memberikan kemampuan terbaik. Saya sangat senang bisa kembali ke Mandalika,” tegas rider bernomor #7 itu.

BACA JUGA: Mengusung Tema Garuda, Livery Spesial Tim VR46 di MotoGP Mandalika 2026 Resmi Mengaspal di Lombok

Rekan setimnya, Jack Miller, yang memiliki rekor finis terbaik keempat di Mandalika pada edisi basah 2022, juga menyambut antusias balapan di iklim tropis Indonesia.

“Saya menantikan balapan di Mandalika. Ini sirkuit yang sangat saya sukai, dan saya selalu menikmati kondisi cuaca yang lebih panas di sana. Saya tidak sabar kembali membalap di hadapan para penggemar fanatik Indonesia,” ujar Miller.

Misi Kebangkitan Pramac Yamaha Usai Terpuruk Tanpa Poin

Bagi Prima Pramac Yamaha, putaran di Indonesia menjadi momentum wajib untuk bangkit. Tim asuhan Gino Borsoi tersebut tiba di Lombok setelah menelan pil pahit gagal mendulang satu poin pun dalam dua putaran grand prix terakhir.

Borsoi secara terbuka menegaskan bahwa akhir pekan GP Indonesia harus menjadi titik balik (turning point) demi mengembalikan posisi kompetitif tim di barisan tengah MotoGP.

“Kami datang dari beberapa balapan di mana kami gagal membawa pulang hasil yang layak didapatkan Yamaha, tim, dan para pembalap setelah seluruh kerja keras yang dikerahkan,” kata Gino Borsoi.

BACA JUGA: Resmi Hijrah dari MotoGP, Franco Morbidelli Pindah ke WorldSBK Ducati 2027: Dall’Igna Sebut Aset Berharga

“Karena berbagai alasan, kami tidak sekompetitif saat pertengahan musim lalu, jadi ada tekad besar untuk kembali ke level tersebut. Saya berharap Indonesia bisa menjadi titik balik bagi kami untuk bertarung lagi di posisi semestinya.

Ada motivasi masif di dalam tim dan pembalap untuk membuktikan bahwa kami mampu meraih hasil yang jauh lebih baik di sisa musim ini,” pungkasnya.