Peta persaingan balapan pendek kian menunjukkan dominasi tunggal usai bergulirnya putaran ke-14 di Sirkuit Misano, yang memperbarui catatan resmi daftar juara Sprint Race MotoGP sepanjang masa. Keberhasilan Marc Marquez menaklukkan Marco Bezzecchi dan Jorge Martin pada Sabtu (12/9/2026) petang tidak sekadar mengamankan 12 poin penting, melainkan mempertegas status pembalap Ducati Lenovo Team tersebut sebagai penguasa absolut format separuh jarak ini dengan koleksi 21 kemenangan.
Sejak format Sprint resmi diterapkan pada awal musim 2023, sesi balap hari Sabtu selalu menuntut agresivitas instan dan pemilihan kompon ban yang presisi. Marquez membuktikan kapasitasnya dengan memanfaatkan ban belakang medium untuk mencetak holeshot dan melesat tanpa cela hingga garis finis, meninggalkan rival-rival terdekatnya dalam perburuan gelar juara dunia.
Marquez Menjauh dari Kejaran Martin, Bagnaia Mandek di Peringkat Tiga
Kemenangan di Misano membuat Marquez kian memperlebar jarak dari rival utamanya, Jorge Martin. Pembalap Aprilia Racing yang sempat dijuluki spesialis sesi Sabtu itu menempati urutan kedua dengan 19 kemenangan, di mana podium teratas terakhirnya diraih pada GP Inggris di Silverstone.
Di posisi ketiga, Francesco Bagnaia masih tertahan dengan torehan 14 kemenangan. Pembalap pabrikan Ducati itu belum mampu menambah pundi-pundi trofinya sejak kemenangan di Brno pada GP Ceko 2026, menyusul performa buruk di Misano yang membuatnya terlempar dari zona poin.
Sementara itu, Alex Marquez mengamankan peringkat keempat lewat raihan enam kemenangan berkat performa impresifnya di Catalunya musim ini. Marco Bezzecchi melengkapi lima besar dengan empat kemenangan.
Di papan tengah, persaingan sengit melibatkan nama-nama seperti Brad Binder, Maverick Vinales, Aleix Espargaro, Enea Bastianini, serta Raul Fernandez yang masing-masing mengoleksi dua kemenangan. Talenta muda Red Bull KTM, Pedro Acosta, turut mencatatkan namanya dalam buku rekor berkat kemenangan tunggalnya di GP Thailand.
BACA JUGA: Daftar Juara MotoGP 2026 Per Seri : Dari Thailand Hingga Valencia
Dalam sistem ini, pemenang mendapatkan 12 poin, kemudian 9 poin untuk posisi kedua, dan 7 poin untuk posisi ketiga, hingga posisi kesembilan yang memperoleh 1 poin.
Daftar Juara Sprint Race MotoGP Sepanjang Masa
Berikut daftar juara Sprint Race MotoGP terbaru setelah seri Spanyol 2026:
| Pos | Pembalap | Kemenangan Sprint | Kemenangan Terakhir |
|---|---|---|---|
| 1 | Marc Marquez | 23 | Indonesia 2026 |
| 2 | Jorge Martin | 20 | Austria 2026 |
| 3 | Francesco Bagnaia | 14 | Ceko 2026 |
| 4 | Alex Marquez | 6 | Catalunya 2026 |
| 5 | Marco Bezzecchi | 4 | Australia 2025 |
| 6 | Brad Binder | 2 | Spanyol 2023 |
| 6 | Maverick Vinales | 2 | USA 2024 |
| 6 | Aleix Espargaro | 2 | Catalunya 2024 |
| 6 | Enea Bastianini | 2 | Thailand 2024 |
| 6 | Raul Fernandez | 2 | Belanda 2026 |
| 11 | Pedro Acosta | 1 | Thailand 2026 |
Dominasi Tiga Nama Besar
Sejak berlangsung pada 2023, hanya segelintir pembalap yang mampu mendominasi Sprint Race. Tiga nama besar yakni Jorge Martin, Marc Marquez, dan Francesco Bagnaia menjadi penguasa utama.
BACA JUGA: Daftar Prestasi Pembalap MotoGP 2026: Peraih Pole Position, Juara Sprint dan Balapan
Ketiganya bahkan mengoleksi total 49 kemenangan Sprint, jauh meninggalkan pembalap lainnya. Dominasi ini juga sejalan dengan prestasi mereka sebagai juara dunia dalam tiga musim terakhir: Bagnaia (2023), Martin (2024), dan Marquez (2025).
Pedro Acosta Jadi Penantang Baru
Nama baru yang mulai mencuri perhatian adalah Pedro Acosta. Pembalap muda KTM tersebut sukses meraih kemenangan Sprint pertamanya di Buriram 2026.
Meski baru satu kemenangan, Acosta nampaknya akan menjadi ancaman serius bagi dominasi Martin, Marquez, dan Bagnaia di masa depan.
Daftar juara Sprint Race MotoGP menunjukkan bahwa era balapan pendek ini masih milik beberapa pembalap elit.
BACA JUGA: Statistik Prestasi Ducati di MotoGP: Dominasi Pabrikan Italia Di Kelas Premier Balap Motor
Namun, dengan munculnya talenta muda seperti Pedro Acosta, persaingan pastinya akan semakin ketat.
Kemenangan terbaru Jorge Martin di COTA 2026 tidak hanya memperkokoh posisinya di puncak, tetapi juga membuka babak baru dalam rivalitas sengit dengan Marc Marquez di MotoGP.





