Hasil Race F1 Grand Prix China 2026 kembali menegaskan dominasi tim Mercedes setelah pembalap muda mereka, Andrea Kimi Antonelli, tampil luar biasa dan meraih kemenangan di Formula 1 Chinese Grand Prix 2026.
Antonelli berhasil mengontrol balapan sejak awal hingga garis finis dan mencatat kemenangan dengan keunggulan 5,515 detik dari rekan setimnya, George Russell.
Hasil ini memastikan finis 1-2 bagi tim Mercedes AMG Petronas F1 Team pada seri yang berlangsung di Shanghai tersebut.
Kemenangan ini semakin mengukuhkan performa impresif Antonelli pada awal musim Formula One 2026.
BACA JUGA: Jadwal Race F1 Grand Prix China 2026: Starting Grid dan Agenda Lengkap Balapan
Hasil Race F1 Grand Prix China 2026: Ferrari Lengkapi Empat Besar
Di belakang dominasi Mercedes, dua pembalap dari tim Scuderia Ferrari berhasil menyelesaikan balapan di posisi tiga dan empat.
Juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton finis di posisi ketiga dengan selisih 25,267 detik dari pemimpin lomba.
Sementara itu, rekan setimnya Charles Leclerc menempati posisi keempat dengan jarak +28,894 detik.
Ferrari sebenarnya sempat mencoba menekan Mercedes di awal balapan, tetapi performa mobil Silver Arrows terbukti lebih cepat sepanjang lomba.
Haas dan Alpine Curi Perhatian
Pembalap muda Oliver Bearman kembali mencuri perhatian setelah berhasil membawa tim Haas F1 Team finis di posisi kelima.
Bearman mampu mempertahankan performa stabil sepanjang balapan dan mengamankan posisi lima besar di tengah persaingan ketat.
Sementara itu, pembalap Alpine F1 Team, Pierre Gasly, berhasil finis di posisi keenam dan membawa pulang poin penting bagi tim asal Prancis tersebut.
BACA JUGA: Performa Mobil Scuderia Ferrari Membaik, Charles Leclerc Ungkap Strategi Baru di F1 2026
Racing Bulls Masuk Zona Poin
Tim Racing Bulls juga berhasil meraih hasil positif di Shanghai. Pembalap mereka, Liam Lawson, menyelesaikan balapan di posisi ketujuh setelah tampil konsisten sepanjang lomba.
Sementara itu, pembalap Red Bull Racing, Isack Hadjar, menempati posisi kedelapan meskipun harus menjalani dua kali pit stop.
Posisi kesembilan dan kesepuluh masing-masing ditempati oleh pembalap Williams Carlos Sainz dan pembalap Alpine Franco Colapinto yang sama-sama tertinggal satu lap dari pemimpin lomba.
Verstappen dan Beberapa Pembalap Gagal Finis
Balapan di Shanghai juga diwarnai beberapa pembalap yang tidak berhasil menyelesaikan lomba.
Juara dunia bertahan Max Verstappen dari Red Bull Racing mengalami masalah dan gagal finis.
Selain Verstappen, beberapa pembalap lain juga tidak menyelesaikan balapan, termasuk dua pembalap McLaren Formula 1 Team, yakni Oscar Piastri dan Lando Norris.
Pembalap Audi Gabriel Bortoleto serta pembalap Williams Alexander Albon juga gagal menyelesaikan lomba.
BACA JUGA: Antonelli Cetak Sejarah Pole Position Termuda di F1 Usai Kualifikasi GP China 2026
Hasil Lengkap F1 GP China 2026
Berikut hasil akhir balapan Formula 1 Chinese Grand Prix 2026:
| Pos | Pembalap | Tim | Gap |
|---|---|---|---|
| 1 | Andrea Kimi Antonelli | Mercedes | Leader |
| 2 | George Russell | Mercedes | +5.515 |
| 3 | Lewis Hamilton | Ferrari | +25.267 |
| 4 | Charles Leclerc | Ferrari | +28.894 |
| 5 | Oliver Bearman | Haas | +57.268 |
| 6 | Pierre Gasly | Alpine | +59.647 |
| 7 | Liam Lawson | Racing Bulls | +80.588 |
| 8 | Isack Hadjar | Red Bull | +87.247 |
| 9 | Carlos Sainz | Williams | +1 Lap |
| 10 | Franco Colapinto | Alpine | +1 Lap |
| 11 | Nico Hulkenberg | Audi | +1 Lap |
| 12 | Arvid Lindblad | Racing Bulls | +1 Lap |
| 13 | Valtteri Bottas | Cadillac | +1 Lap |
| 14 | Esteban Ocon | Haas | +1 Lap |
| 15 | Sergio Perez | Cadillac | +1 Lap |
| 16 | Max Verstappen | Red Bull | DNF |
| 17 | Fernando Alonso | Aston Martin | DNF |
| 18 | Lance Stroll | Aston Martin | DNF |
| 19 | Oscar Piastri | McLaren | DNF |
| 20 | Lando Norris | McLaren | DNF |
| 21 | Gabriel Bortoleto | Audi | DNF |
| 22 | Alexander Albon | Williams | DNF |
Mercedes Pertegas Dominasi Awal Musim
Dominasi Antonelli dan Russell di Shanghai memperlihatkan kekuatan Mercedes pada awal musim 2026.
Dengan performa mobil yang stabil dan strategi yang matang, tim Silver Arrows kini menjadi favorit utama dalam perebutan gelar konstruktor.
Sementara itu, Ferrari tetap menjadi penantang terdekat, sedangkan Red Bull masih harus bekerja keras untuk kembali kompetitif di ajang Formula One musim ini.
er termuda dalam sejarah Formula 1, memecahkan rekor lama milik Sebastian Vettel yang bertahan sejak 2008.
Namun, balapan yang berlangsung sepanjang 56 lap tersebut tidak berjalan normal sejak awal. Dua mobil dari tim McLaren Formula 1 Team justru tidak berada di grid saat start, menciptakan situasi yang sangat jarang terjadi dalam ajang Formula One.
Jadwal F1 2026 Terancam Berubah
Selain drama di lintasan, musim 2026 juga menghadapi ketidakpastian dari sisi kalender balapan. Formula 1 mengonfirmasi bahwa seri di Bahrain Grand Prix dan Saudi Arabian Grand Prix tidak akan digelar pada April.
Keputusan tersebut membuat jeda panjang hingga lima minggu setelah Japanese Grand Prix, sebelum kejuaraan berlanjut ke Miami Grand Prix pada bulan Mei.
Situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan Iran, membuat beberapa seri lain seperti Azerbaijan Grand Prix, Qatar Grand Prix, dan Abu Dhabi Grand Prix juga dipantau dengan ketat oleh penyelenggara.
Klasemen Formula 1 2026, Klik link ini.





