Lewis Hamilton kirim pesan ke Toto Wolff setelah hasil yang menjanjikan di awal musim ajang Formula One 2026. Pembalap Scuderia Ferrari tersebut mengungkapkan bahwa dirinya kini berada dalam kondisi terbaik untuk kembali bersaing di papan depan.
Hubungan antara Hamilton dan Wolff memang sangat erat. Keduanya pernah mendominasi Formula 1 bersama Mercedes-AMG Petronas Formula 1 Team selama bertahun-tahun sebelum Hamilton memutuskan pindah ke Ferrari.
Dominasi Era Mercedes Masih Membekas
Pada periode 2014 hingga 2021, Hamilton dan Mercedes mencatat salah satu era dominasi terbesar dalam sejarah Formula 1. Selama periode tersebut, Hamilton berhasil meraih enam gelar juara dunia bersama tim asal Jerman itu.
BACA JUGA: Hasil Sprint Race F1 Grand Prix China 2026: George Russell Menang, Ferrari Tempel Ketat
Sementara itu, Mercedes juga mencatatkan delapan gelar konstruktor berturut-turut. Dominasi tersebut membuat nama Hamilton semakin kokoh sebagai salah satu legenda olahraga balap.
Namun, perubahan regulasi pada era ground effect membuat performa Mercedes menurun. Situasi itu akhirnya mendorong Hamilton mencari tantangan baru bersama Ferrari.
Lewis Hamilton Merasa Kembali Nyaman di F1 2026
Dalam sebuah wawancara, Toto Wolff mengungkapkan bahwa ia sempat bertukar pesan dengan Lewis Hamilton setelah melihat performa pembalap Inggris tersebut di awal musim 2026.
Menurut Wolff, Hamilton mengaku kini merasa lebih nyaman mengendarai mobil generasi terbaru.
“Saya mengirim pesan kepadanya kemarin malam dan mengatakan bahwa saya senang melihat dia menikmati balapan dengan mobil ini,” kata Wolff.
“Dia membalas bahwa dirinya berada dalam kondisi yang baik sekarang,” tambahnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Hamilton mulai menemukan kembali ritme terbaiknya di lintasan.
Ferrari dan Mercedes Jadi Rival Utama
Musim 2026 menghadirkan persaingan menarik antara Ferrari dan Mercedes. Kedua tim tersebut tampil sebagai penantang terkuat di awal musim.
Pada seri pembuka di Australian Grand Prix, Hamilton berhasil finis di posisi keempat.
Sementara itu, di sprint race Chinese Grand Prix yang berlangsung di Shanghai International Circuit, ia sukses meraih podium ketiga.
Di sisi lain, rekan setim Russell di Mercedes, George Russell, justru tampil sangat kuat dengan memenangkan beberapa sesi penting di awal musim.
BACA JUGA: Jadwal Sprint Race F1 Grand Prix China 2026: Russell Start dari Pole, Mercedes Dominan
Wolff Sebut Hamilton “Sherlock Holmes”
Satu momen menarik terjadi setelah balapan ketika Hamilton terlihat mengamati mobil Mercedes yang menang di parc fermé.
Melihat hal tersebut, Wolff sempat bercanda dengan menyebut mantan pembalapnya itu sebagai “Sherlock Holmes”.
Menurut Wolff, Ferrari sebenarnya memiliki mobil yang sangat cepat, terutama di awal balapan.
Namun, ia menilai penggunaan ban yang terlalu agresif sempat menyulitkan Ferrari ketika balapan berlangsung lebih lama.
Meski demikian, Wolff menegaskan bahwa pertarungan antara Mercedes dan Ferrari musim ini akan berlangsung sangat ketat.
Insiden Antonelli dan Penalti di Sprint China
Balapan sprint di China juga diwarnai insiden yang melibatkan pembalap muda Mercedes, Andrea Kimi Antonelli.
Pada lap pertama, Antonelli melakukan kontak dengan mobil Isack Hadjar dari Red Bull Racing di tikungan keenam.
Akibat insiden tersebut, steward menjatuhkan penalti 10 detik kepada Antonelli.
Meski demikian, pembalap asal Italia itu masih mampu bangkit dan menyelesaikan balapan di posisi kelima setelah menjalani pit stop saat safety car.
BACA JUGA: Leclerc Marah di Radio Tim Usai Sprint Qualifying F1 China, Keluhkan Masalah Mesin Ferrari
Wolff sendiri menilai hukuman tersebut cukup berat.
“Saya pikir mungkin lima detik sudah cukup, tetapi keputusan seperti ini memang selalu sulit bagi steward,” jelasnya.
Awal musim Formula 1 2026 menunjukkan bahwa persaingan antara Mercedes dan Ferrari kembali memanas. Dengan Hamilton yang mulai menemukan performa terbaiknya, duel antara mantan tim dan tim barunya diprediksi akan menjadi salah satu cerita utama sepanjang musim.





