MotoGP  

Usai Absen Panjang, Maverick Vinales Pulih Dari Cedera Bahu dan Hadapi Tantangan Motegi

Usai Absen Panjang, Maverick Vinales Pulih Dari Cedera Bahu dan Hadapi Tantangan Motegi
Maverick Vinales - Dokumentasi : (c) Michelin

Kabar gembira datang dari paddock Red Bull KTM Tech3 setelah sang pembalap, Maverick Vinales, kembali mengaspal. Momen di mana Maverick Vinales pulih dari cedera bahu ini ditandai dengan kembalinya ia ke lintasan pada sesi latihan bebas MotoGP Jepang 2026 di Mobility Resort Motegi, Jumat (2/10/2026).

Pembalap asal Spanyol tersebut terpaksa menepi dari persaingan kelas utama sejak jeda musim panas akibat komplikasi cedera bahu kiri. Sesi latihan di Motegi menjadi ajang uji fisik pertama bagi Vinales. Hal tersebut untuk merasakan kembali dinamika menunggangi motor KTM RC16 setelah absen dalam beberapa seri.

BACA JUGA: Alex Marquez Tercepat, Hasil Sesi Practice MotoGP Jepang 2026 Motegi: Red Flag dan Bagnaia Terlempar dari Q2

Perjuangan Pemulihan dan Pengakuan Jujur di Motegi

Proses pemulihan yang dijalani Vinales terbilang cukup rumit, mulai dari penanganan operasi hingga rehabilitasi otot bahu kiri. Setelah mendapat lampu hijau dari tim medis, Vinales langsung menguji kondisinya pada sesi latihan Jumat.

Ia mencatatkan waktu 1 menit 45,515 detik di FP1 (posisi 18) dan memperbaikinya menjadi 1 menit 44,836 detik pada sesi Practice. Meski masih berada di posisi juru kunci dan tertinggal 2,025 detik dari pembalap tercepat.

Vinales secara terbuka mengakui bahwa sirkuit berkarakter stop-and-go seperti Motegi yang menuntut pengereman keras (hard braking) bukanlah lintasan yang mudah untuk menandai aksi kembalinya. Ia pun merasa rasa percaya dirinya di atas motor masih sangat minim.

BACA JUGA: Marquez Tercepat di FP1, Hasil Latihan Bebas MotoGP Jepang 2026 Motegi: Nakagami Alami Cedera Parah

“Jujur saja, ini bukan trek terbaik untuk kembali beraksi karena pengeremannya yang sangat keras,” ungkap Vinales. “Namun, harus ada titik awal. Fokus utama saya adalah bekerja keras dan beradaptasi kembali. Saya benar-benar kehilangan feeling dan aliran (flow) yang diberikan motor untuk bisa melaju cepat, jadi proses ini harus dilakukan selangkah demi selangkah.”

Masalah Pengereman dan Target Realistis Finis Balapan

Meskipun motor RC16 terbukti kompetitif di tangan Pedro Acosta dan Enea Bastianini. Tapi Vinales mengaku masih kesulitan menemukan keseimbangan pengereman yang tepat saat memasuki tikungan.

“Motor ini tampak sedikit lebih mudah berbelok dari yang saya ingat, tetapi saya memasuki tikungan terlalu cepat. Saya mencoba menghentikan motor, tetapi saat ini saya belum bisa. Motor ini membutuhkan keseimbangan khusus untuk berhenti dan berbelok,” jelasnya.

BACA JUGA: Aprilia Belum Pernah Podium di Motegi, Jorge Martin Yakin Bangkit di MotoGP Jepang 2026

Kendati demikian, Vinales merasa lega karena kondisi fisiknya tidak menunjukkan rasa sakit berlebih pada area lengan atau bahunya selama menjalani sesi latihan yang berat. Mengingat ia masih dalam proses penyesuaian ulang, target utamanya sepanjang akhir pekan ini adalah menyelesaikan seluruh lap balapan hingga garis finish demi mengembalikan ritme berkompetisi.