MotoGP  

Dukungan Ducati Penting Untuk Peluang Juara Dunia Fabio di Giannantonio

Dukungan Ducati Penting Untuk Peluang Juara Dunia Fabio di Giannantonio
Fabio di Giannantonio - Dokumentasi : (c) Michelin

Dukungan penuh dari tim pabrikan Ducati menjadi faktor utama untuk menjaga peluang juara dunia Fabio di Giannantonio di MotoGP pada masa depan. Pembalap VR46 Ducati itu ingin tetap mendapatkan status factory rider demi bisa bersaing memperebutkan gelar dunia.

Saat tiba di Le Mans, Di Giannantonio berada di posisi ketiga Klasemen MotoGP 2026 sementara. Ia hanya kalah dari duo Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, yang saat ini memimpin persaingan gelar.

Peluang Juara Dunia Fabio di Giannantonio Bergantung Dukungan Ducati

Meski membela tim VR46 Racing Team, Di Giannantonio tetap memiliki kontrak langsung dengan Ducati. Status tersebut membuatnya mendapatkan Desmosedici spesifikasi pabrikan terbaru.

Menurut pembalap Italia itu, dukungan teknis dan status factory rider sangat penting jika ingin benar-benar menjadi penantang serius dalam perebutan gelar MotoGP.

BACA JUGA: MotoGP Prancis 2026: Luca Marini Bawa Honda Tercepat di FP1 Le Mans

Ia menilai kehilangan dukungan penuh dari Ducati justru akan menjadi langkah mundur dalam kariernya. Karena itu, mempertahankan motor spesifikasi pabrikan menjadi target minimal untuk menghadapi era baru MotoGP 850cc dan ban Pirelli mulai 2027.

Di Giannantonio juga menyebut manajernya, Diego Tavano, sedang bekerja untuk mencari opsi terbaik terkait kontrak pabrikan pada masa depan.

VR46 Berusaha Berikan Dua Motor Pabrikan

Keinginan Di Giannantonio mempertahankan status factory rider mendapat dukungan dari VR46. Kepala tim VR46, Pablo Nieto, menegaskan pihaknya ingin terus bekerja sama dengan Di Giannantonio.

Menurut Nieto, hubungan antara VR46 dan Di Giannantonio semakin kuat setiap musim. Ia juga menilai performa pembalap Italia tersebut terus meningkat sejak bergabung dengan tim.

Saat ini VR46 hanya memiliki satu motor spesifikasi penuh Ducati, sementara Franco Morbidelli masih menggunakan motor satelit.

BACA JUGA: Hasil FP1 MotoGP Prancis 2026: Luca Marini Bawa Honda Terdepan di Le Mans

Namun, VR46 sedang berupaya agar musim depan bisa memiliki dua motor full-factory demi memenuhi kebutuhan Di Giannantonio sekaligus memperkuat daya saing tim.

KTM Dikabarkan Tertarik Rekrut Diggia

Di tengah pembahasan kontrak baru, Di Giannantonio juga dikaitkan dengan kursi tim pabrikan KTM mulai musim 2027.

Rumor tersebut semakin kuat karena KTM ingin membangun proyek besar untuk era regulasi baru MotoGP. Jika bergabung, Di Giannantonio kemungkinan akan menjadi tandem Alex Marquez.

Situasi ini membuat masa depan Di Giannantonio menjadi salah satu topik menarik di paddock MotoGP saat ini.

Fabio Di Giannantonio Tidak Mau Terburu-buru

Meski banyak spekulasi berkembang, Di Giannantonio memastikan bahwa ia tidak berada dalam tekanan untuk segera menentukan masa depannya.

BACA JUGA: Gantikan Maverick Vinales, Jonas Folger Hadapi Tantangan Besar di MotoGP Le Mans

Ia menegaskan tidak memiliki tenggat waktu tertentu dalam mengambil keputusan. Fokus utamanya saat ini adalah menjalani MotoGP 2026 sebaik mungkin tanpa terganggu pembicaraan kontrak.

Menurutnya, terlalu banyak memikirkan masa depan saat akhir pekan balapan justru bisa menjadi distraksi yang mengganggu performa di lintasan.

Pendekatan tenang tersebut menunjukkan bahwa Di Giannantonio ingin memastikan setiap keputusan yang ia ambil benar-benar mampu menjaga peluang juara dunia Fabio di Giannantonio tetap terbuka di MotoGP.