Oliveira Merasa Lebih Bebas di WorldSBK, Setiap Perubahan Langsung Berdampak

Oliveira Merasa Lebih Bebas di WorldSBK, Setiap Perubahan Langsung Berdampak
Miguel Oliveira - Dokumentasi IG: @88migueloliveira

Miguel Oliveira mengungkapkan bahwa ia merasa bahwa di WorldSBK setiap perubahan kecil dalam gaya balapnya langsung memberikan dampak nyata terhadap performa di lintasan. Pernyataan ini menegaskan adanya perbedaan signifikan antara ajang MotoGP dan World Superbike Championship dalam hal peran pembalap terhadap hasil akhir.

Setelah bertahun-tahun berkarier di MotoGP, Oliveira kini memulai babak baru bersama tim pabrikan BMW di WorldSBK.

Meski awal musimnya di Australia tidak berjalan mulus akibat insiden di sesi Superpole, performanya langsung meningkat drastis di putaran Portugal.

Di sirkuit Portimao, Oliveira tampil impresif dengan meraih tiga podium, sebuah pencapaian yang langsung membuktikan adaptasinya terhadap motor dan karakter kejuaraan baru tersebut.

BACA JUGA: Baldassarri Nyaris Gagal Finis di Portimao Akibat Masalah Fisik, Tetap Tunjukkan Performa Tangguh

Oliveira Merasa Bahwa di WorldSBK Lebih Mengandalkan Skill Pembalap

Dalam wawancaranya, Oliveira menegaskan bahwa salah satu hal paling menarik dari WorldSBK adalah bagaimana setiap usaha yang ia lakukan di atas motor langsung “terbayar”.

Menurutnya, ketika ia melakukan sedikit penyesuaian dalam gaya berkendara, hasilnya bisa langsung ia rasakan, baik dalam kecepatan maupun konsistensi lap time. Hal ini berbeda dengan MotoGP yang lebih kompleks secara teknologi.

Ia menyebut bahwa WorldSBK masih memberikan ruang besar bagi pembalap untuk menunjukkan kemampuan asli mereka. Artinya, faktor manusia masih sangat dominan daripada teknologi.

Oliveira bahkan menggambarkan bahwa sensasi berkendara di WorldSBK terasa lebih “jujur”, karena hasil yang didapat benar-benar mencerminkan apa yang dilakukan pembalap di atas motor.

Adaptasi Cepat Bersama BMW

Perjalanan Oliveira di WorldSBK dimulai dengan tantangan. Pada seri pembuka di Australia, ia mengalami kecelakaan di lap cepat pertamanya saat Superpole, yang membuatnya harus start dari posisi paling belakang di semua balapan.

Namun, hanya dalam satu putaran berikutnya di Portugal, ia mampu bangkit secara luar biasa. Start dari baris kedua, Oliveira langsung menunjukkan potensi sebenarnya dengan finis di posisi ketiga dalam tiga balapan.

Hasil ini tidak hanya menjadi bukti kualitas Oliveira sebagai pembalap, tetapi juga menunjukkan bahwa paket motor BMW yang ia gunakan cukup kompetitif untuk bersaing di papan atas.

BACA JUGA: Komentar Para Pembalap Usai Seri WorldSBK Portugal: Emosional dan Teknis dari Portimao

Perbedaan Filosofi MotoGP dan WorldSBK

Salah satu poin penting baginya adalah perbedaan filosofi antara MotoGP dan WorldSBK.

Di MotoGP, teknologi seperti perangkat ride-height dan aerodinamika canggih memainkan peran besar dalam menentukan performa motor.

Hal ini membuat keseimbangan antara kemampuan pembalap dan performa mesin cenderung lebih condong ke arah teknologi.

Sebaliknya, di WorldSBK, meskipun sudah menggunakan aerodinamika modern sejak diperkenalkannya Ducati V4 R, pengaruhnya tidak sebesar di MotoGP.

Selain itu, WorldSBK tidak menggunakan perangkat ride-height, yang membuat kontrol motor lebih bergantung pada skill pembalap.

Dengan kondisi tersebut, Oliveira merasa lebih leluasa untuk mengekspresikan gaya balapnya dan memaksimalkan potensi dirinya.

Oliveira juga mengakui bahwa level kompetisi di WorldSBK sangat tinggi. Ia menilai bahwa semua pembalap memiliki kemampuan yang luar biasa dan motor yang mereka gunakan juga memiliki performa yang seimbang.

Namun, di tengah persaingan ketat tersebut, ia melihat peluang besar untuk berkembang. Ia merasa bahwa dirinya masih memiliki potensi yang bisa digali lebih dalam di kejuaraan ini.

Perpindahannya dari MotoGP ke WorldSBK pun ia anggap sebagai langkah yang tepat, terutama karena ia kini berada dalam lingkungan yang memberinya kesempatan untuk berkembang secara maksimal sebagai pembalap.

Oliveira Merasa Bahwa di WorldSBK Memberikan Dampak Instan

Lebih jauh, Oliveira merasa bahwa di WorldSBK setiap perubahan kecil yang ia lakukan di atas motor langsung memberikan dampak instan terhadap hasil balapan.

Hal ini menjadi faktor utama yang membuatnya menikmati pengalaman barunya di kejuaraan tersebut.

Ia menilai bahwa hubungan antara pembalap dan motor di WorldSBK terasa lebih langsung dan transparan.

Tidak ada terlalu banyak variabel teknis yang mengaburkan performa, sehingga hasil yang ia dapat benar-benar mencerminkan kerja keras pembalap.

Pengalaman ini menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi Oliveira. Terutama setelah bertahun-tahun berada di lingkungan MotoGP yang sangat kompleks secara teknis.

BACA JUGA: Rekor Penonton, WorldSBK di Portimao Diserbu Lebih dari 82 Ribu Fans

Miguel Oliveira menemukan kembali esensi balapan di WorldSBK, di mana kemampuan pembalap menjadi faktor utama dalam menentukan hasil.

Dengan performa yang langsung meningkat di Portugal, ia menunjukkan bahwa adaptasinya berjalan sangat cepat.

Jika tren positif ini berlanjut, bukan tidak mungkin Oliveira akan menjadi salah satu penantang serius di papan atas WorldSBK musim ini.